Lapas Perempuan Bengkulu Hadirkan Klinik Pratama untuk Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan
Bengkulu (10/12) — Dalam upaya memenuhi hak kesehatan bagi seluruh Warga Binaan, Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu menghadirkan Klinik Pratama sebagai fasilitas layanan kesehatan yang dapat diakses setiap hari. Klinik ini menjadi pusat pelayanan medis di lingkungan Lapas, mulai dari pemeriksaan umum, penanganan keluhan kesehatan, hingga tindakan medis dasar sesuai standar pemasyarakatan.
Klinik Pratama di Lapas Perempuan Bengkulu berfungsi memastikan setiap Warga Binaan mendapatkan layanan kesehatan yang layak, cepat, dan tepat. Fasilitas ini juga menjadi bagian dari komitmen Lapas dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan kondusif.
Kalapas Perempuan Bengkulu, Suci Winarsih, menegaskan bahwa penyediaan layanan kesehatan merupakan kewajiban penting dalam pemenuhan hak dasar Warga Binaan.
“Kesehatan Warga Binaan adalah prioritas kami. Dengan adanya Klinik Pratama, setiap keluhan kesehatan dapat segera ditangani sesuai prosedur. Ini bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang humanis dan profesional,” ujarnya.
Selain memberikan pemeriksaan rutin, Klinik Pratama juga menjadi tempat observasi awal sebelum Warga Binaan dirujuk ke fasilitas kesehatan di luar Lapas apabila membutuhkan penanganan lanjutan. Kehadiran layanan kesehatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi Warga Binaan.
Dengan fasilitas yang terus ditingkatkan, Lapas Perempuan Bengkulu berupaya memastikan setiap Warga Binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan baik, didukung oleh akses layanan kesehatan yang memadai.
























