13 Februari 2026 – Bengkulu — Dalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu menggelar kegiatan pembinaan rohani bagi umat Buddha, Kamis (12/2). Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang pembinaan Rutan Bengkulu dan berlangsung dengan tertib serta penuh kekhusyukan.
Pembinaan rohani ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan Rutan Bengkulu guna memenuhi hak beribadah bagi seluruh WBP sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Melalui kegiatan ini, WBP yang beragama Buddha diberikan pendampingan spiritual sebagai sarana meningkatkan ketenangan batin, pengendalian diri, serta memperkuat nilai-nilai moral dalam menjalani masa pembinaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Bengkulu, Tomy Yulianto, menyampaikan bahwa pembinaan rohani memiliki peran penting dalam membentuk karakter WBP agar menjadi pribadi yang lebih baik. Ia menegaskan bahwa Rutan Bengkulu berkomitmen memberikan layanan pembinaan secara menyeluruh tanpa membedakan latar belakang agama.
“Pembinaan rohani merupakan pondasi penting dalam proses pembentukan kepribadian warga binaan. Melalui kegiatan ini, kami berharap WBP dapat semakin mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, menumbuhkan kesadaran diri, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan sikap dan perilaku yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, para WBP mengikuti rangkaian pembinaan berupa doa bersama, pembacaan paritta, serta penyampaian ceramah Dhamma yang menekankan pentingnya kesabaran, pengendalian diri, dan introspeksi selama menjalani masa pidana. Suasana berlangsung tenang dan penuh penghayatan, mencerminkan semangat untuk memperbaiki diri.
Petugas pembinaan juga turut melakukan pendampingan dan pengawasan guna memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif. Kehadiran petugas sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan hak beribadah WBP di lingkungan Rutan.
Dengan terselenggaranya pembinaan rohani bagi umat Buddha ini, Rutan Kelas IIB Bengkulu kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan pemasyarakatan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter. Diharapkan, melalui pembinaan yang berkelanjutan, WBP mampu menjalani masa pidana dengan penuh kesadaran serta membawa perubahan positif bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.


















