Arga Makmur — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, memberikan pengarahan langsung kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Rabu (11/03/2026) di lingkungan Lapas Kelas IIB Arga Makmur. Kegiatan yang dimulai pukul 15.30 WIB ini bertujuan untuk memperkuat kedisiplinan, menjaga stabilitas keamanan, serta menyampaikan berbagai program pembinaan kepada para warga binaan.
Dalam arahannya, Kalapas menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas. Salah satu poin utama yang disampaikan adalah penegakan prinsip Zero Halinar, yaitu komitmen Lapas Arga Makmur untuk bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba. Ia menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap aturan tersebut akan dikenakan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Kalapas juga mengingatkan bahwa warga binaan yang melanggar tata tertib tidak hanya akan mendapatkan sanksi disiplin seperti penempatan di sel isolasi, tetapi juga dapat kehilangan hak-hak tertentu, seperti remisi maupun hak integrasi pada tahun berjalan. Oleh karena itu, seluruh WBP diimbau untuk bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan serta segera melaporkan apabila terdapat potensi gangguan keamanan kepada petugas.
Pada kesempatan tersebut, Kalapas juga memberikan penjelasan terkait mekanisme pengurusan hak integrasi bagi warga binaan, seperti Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), dan Cuti Menjelang Bebas (CMB). Ia menegaskan bahwa seluruh proses pengurusan hak integrasi dilakukan secara transparan dan tanpa biaya.
Namun demikian, warga binaan juga diingatkan bahwa pemberian hak integrasi tidak hanya didasarkan pada masa pidana yang telah dijalani, melainkan juga pada perubahan perilaku yang dinilai melalui sistem penilaian pembinaan narapidana.
Selain aspek keamanan dan administrasi pembinaan, Kalapas turut menyoroti pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan hunian. Warga binaan diminta untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di poliklinik lapas apabila mengalami keluhan kesehatan. Ia juga mengimbau agar seluruh warga binaan menjaga kebersihan kamar hunian serta mengikuti kegiatan olahraga secara rutin guna menjaga kondisi fisik dan daya tahan tubuh.
Setelah memberikan pengarahan, Kalapas melanjutkan kegiatan dengan melakukan kontrol langsung ke blok hunian warga binaan. Dalam kegiatan tersebut, Kalapas meninjau kondisi kamar hunian, kebersihan lingkungan, serta sarana dan prasarana yang tersedia di setiap blok. Ia juga berinteraksi secara langsung dengan warga binaan untuk mendengarkan aspirasi, keluhan, maupun berbagai hal yang mereka alami selama menjalani masa pembinaan.
Kepada para petugas pengamanan, Kalapas juga menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan, kedisiplinan, serta menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.
Seluruh rangkaian kegiatan pengarahan dan kontrol blok hunian berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta lingkungan lapas yang kondusif serta mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal, sehingga mereka dapat menjalani masa pidana dengan baik dan siap kembali ke masyarakat.





















