Prancis dikenal sebagai kiblat parfum dunia, dengan grasse sebagai ibu kota wewangian global. Membeli parfum langsung dari butik di Paris atau toko daring Prancis untuk dikirim ke Indonesia adalah impian banyak kolektor, namun prosesnya memerlukan ketelitian karena regulasi cairan dan bea cukai yang ketat.
1. Memilih Penjual yang Mendukung Pengiriman Internasional.
-Pengiriman Langsung: Cari toko yang menggunakan kurir global seperti DHL atau FedEx yang memiliki lisensi pengiriman cairan mudah terbakar.
-Jasa Forwarder: Jika toko hanya melayani pengiriman domestik Uni Eropa, Anda bisa menggunakan jasa gudang transit di Prancis yang nantinya akan meneruskan paket ke alamat Anda di Indonesia.
2. Aturan Pajak dan Bea Masuk (PMK 96/2023) Setiap barang yang masuk dari Prancis akan melewati pemeriksaan Bea Cukai. Berdasarkan aturan terbaru:
-Bea Masuk: Tarif flat sebesar 7,5%.
-PPN: Sebesar 11%.
-Pajak Penghasilan (PPh): Biasanya tidak
dikenakan untuk barang kiriman di bawah nilai tertentu, namun pastikan Anda mencantumkan NPWP untuk mempermudah proses administrasi. Estimasi Biaya Tambahan: Siapkan dana sekitar 18,5% – 20% dari total harga barang plus ongkos kirim untuk membayar pajak impor saat barang tiba di Indonesia.
3. Batasan Kuota dari BPOM
-Maksimal 2 (dua) buah parfum per pengiriman.
-Jika Anda membeli lebih dari dua botol dalam satu paket, ada risiko besar barang akan tertahan atau diretur karena dianggap sebagai barang komersial yang memerlukan izin edar resmi.
kesimpulannya adalah:
Membeli parfum langsung dari Prancis memberikan jaminan keaslian dan akses ke koleksi yang langka. Selama Anda mematuhi batasan dua botol per paket dan siap dengan biaya pajak tambahan, Anda bisa menikmati aroma mewah langsung dari pusat mode dunia.
Terima Kasih…





















