28 Februari 2026 – BENGKULU – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu memastikan layanan kesehatan bagi warga binaan tetap berjalan optimal selama bulan suci Ramadan, Sabtu (28/2). Komitmen ini dilakukan untuk menjaga kondisi fisik para warga binaan yang menjalankan ibadah puasa agar tetap sehat dan terhindar dari gangguan kesehatan.
Kepala Rutan Bengkulu, Tomy Yulianto, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan menjadi fokus utama selama Ramadan. “Kami memastikan seluruh warga binaan tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal, terutama karena adanya perubahan pola makan dan aktivitas selama bulan puasa,” ujar Tomy.
Sebagai bentuk perhatian tersebut, petugas kesehatan secara rutin melaksanakan pemeriksaan, khususnya kepada warga binaan yang memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi, diabetes, maupun gangguan lambung. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka tetap stabil selama menjalankan ibadah puasa.
Selama Ramadan, layanan di Klinik Pratama Rutan Bengkulu juga diperkuat dengan pengaturan jadwal piket tenaga medis, baik dokter maupun perawat. Pemantauan kesehatan dilakukan secara berkala, terutama setelah sahur dan menjelang berbuka puasa, guna mengantisipasi keluhan yang sering muncul saat berpuasa.
“Layanan kesehatan tetap kami optimalkan melalui pengaturan jadwal piket tenaga medis serta memastikan ketersediaan obat-obatan yang cukup. Keluhan seperti sakit kepala, maag, dan dehidrasi menjadi perhatian khusus selama Ramadan,” tegas Tomy.
Selain pelayanan medis, pihak Rutan Bengkulu juga memberikan edukasi kepada warga binaan mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat. Sosialisasi tersebut meliputi anjuran konsumsi makanan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka, menghindari makanan pedas dan berminyak, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
“Kami juga mengimbau warga binaan agar tetap menjaga kebugaran dengan aktivitas fisik ringan seperti peregangan dan berjalan santai di area rutan,” pungkas Tomy.






















