Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Pancasila dalam Ujian Zaman

Bertahan atau Tergerus?

Susilo Bambang Yudhoyono by Susilo Bambang Yudhoyono
21 May 2025
in Opini
A A
0
Kuning Ilustrasi Memahami Profil Pelajar Pancasila Presentasi Pendidikan
854
SHARES
1.2k
VIEWS

Dalam perjalanan sejarah pada negara Indonesia, Pancasila telah menjadi salah satu pandangan moral, politik, serta sosial bangsa. Akan tetapi, seperti api kecil yang muali padam serta bangunan tua yang sedang berdiri megah di tengah hiruk-pikuk kota modern. Pancasila sebagai lambang negara kini telah menghadapi ujian besar, apakah ideologi negara tersebut masih menjadi pijakan kokoh bagi masyarakat Indonesia, ataukah mulai tergerus oleh arus kuatnya zaman yang semakin deras?

Pancasila bukanlah sekadar hasil dari sebuah kebetulan pada saat berbicara, Pancasila merupakan cerminan yang mendalam dari nilai-nilai yang telah lama hidup dalam hati Masyarakat Indonesia. Kelima sila dari Ketuhanan hingga Keadilan Sosial merupakan simbol dari keberagaman identitas, keyakinan, dan pandangan hidup bagi Masyarakat Indonesia. Pancasila bukan hasil adopsi ideologi asing, akan tetapi produk kultural yang lahir dari rahim sejarah Indonesia sendiri.

Namun, kenyataan yang pahit pada hari ini menunjukkan adanya jarak yang makin lebar antara nilai-nilai ideal Pancasila dengan realitas yang terjadi pada sosial-politik yang berkembang pada saat ini. Toleransi yang begitu indah telah digantikan oleh fanatisme, gotong royong yang menjadi kebiasaan kini terkikis oleh individualisme, dan keadilan sosial sering tertinggal di belakang kepentingan orang-orang elite.

Kini zaman telah berubah. Informasi bergerak sangat cepat dalam hitungan detik, opini yang dibentuk oleh algoritma, dan identitas kadang didefinisikan oleh tren media sosial. Dalam situasi ini, Pancasila tidak hanya bersaing dengan ideologi asing, tetapi juga dengan cara berpikir pragmatis dan instan yang makin dominan.

Globalisasi membuka peluang besar khalayak yang ramai, namun dampak yang diberikan juga membawa tantangan ideologis. Liberalisme, kapitalisme, bahkan ekstremisme, masuk ke ruang-ruang pikir masyarakat tanpa saringan yang memadai. Pancasila, yang semestinya menjadi filter nilai bagi Masyarakat Indonesia justru kini sering absen dari percakapan sehari-hari bagi banyak orang. Ia terdengar dalam pidato seremonial, tetapi jarang dirasakan dalam tindakan nyata.

Ada tiga faktor utama yang membuat posisi Pancasila semakin terancam:

Krisis Keteladanan

Kirim Berita Media Wanita

Para pemimpin politik, tokoh masyarakat, bahkan lembaga negara sering gagal menjadi representasi nilai-nilai Pancasila. Ketika terjadinya korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, dan manipulasi hukum terjadi, masyarakat kehilangan referensi moral yang seharusnya menjadi contoh bagi banyak orang.

Baca Juga

menabung

Menabung sebagai Cara Pelan Anak Muda Merawat Masa Depan

20 January 2026
IMG 20260107 WA0040

Di Antara Status Korban dan Tersangka: Yak Widhi Membaca Kekerasan, Kekuasaan, dan Ujian Integritas Hukum

9 January 2026
IMG 20251216 WA0022

Tantangan dan Solusi dalam mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas di Indonesia

19 December 2025
WhatsApp Image 2025 12 15 at 23.23.50 82f862b6

MBG di Susukan 01 Dorong Ekonomi Warga Lewat Lapangan Kerja dan UMKM Lokal

16 December 2025

Pendidikan yang Dekontekstual

Pengajaran Pancasila di sekolah cenderung normatif dan tekstual. Nilai-nilai luhur itu diajarkan sebagai hafalan, bukan sebagai cara berpikir kritis dan hidup beretika. Akibatnya, generasi muda menganggap Pancasila hanya sebagai warisan masa lalu yang tidak relevan dengan tantangan mereka pada setiap harinya.

Minimnya Internalisasi di Ruang Publik

Di ruang publik, nilai-nilai Pancasila tidak mendapatkan tempat yang cukup kuat. Debat publik lebih sering dikuasai oleh narasi polarisasi agama, identitas, dan kepentingan politik jangka pendek, alih-alih diskusi yang berbasis kebangsaan dan keadilan sosial.

Pertanyaan ini tidak bisa dijawab dengan keyakinan semata. Pancasila hanya dapat bertahan jika dihidupkan secara nyata. Ia harus kembali menjadi nilai hidup yang ditanamkan dalam keluarga, dibentuk dalam pendidikan, dan dijadikan dasar kebijakan publik. Negara harus menjadi contoh bukan hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai role model dalam mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Di sisi lain, masyarakat sipil, media, dan komunitas harus mengambil peran aktif untuk menjaga serta merawat Pancasila dari akar rumput. Penghayatan terhadap Pancasila tidak dapat dipaksakan dari atas akan tetapi dibangun dari kesadaran kolektif bahwa hanya dengan nilai-nilai itulah kita dapat bertahan sebagai bangsa yang besar dan juga bangsa yang kuat.

Pancasila tidak akan tergerus oleh zaman jika dari diri kita memilih untuk tidak membiarkannya ditinggalkan. Ia bukan dogma mati, melainkan filosofi hidup yang dinamis dan terbuka untuk ditafsirkan sesuai tantangan di era seakarang. Terdapat pertanyaan mengenai apakah kita siap menjawabnya dengan kesetiaan pada nilai-nilai yang mempersatukan, atau justru membiarkan bangsa ini tercerai oleh kepentingan sesaat Pilihan ada pada kita.

Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
Leaderboard apa apa
Previous Post

GTK Matematika MAN 2 Bantul Hadiri Kegiatan MGMP Matematika MA DIY

Next Post

Bangga: Pemberian Apresiasi Kepada Siswa Berkarakter MAN 2 Bantul pada Purnasiswa Tahun 2025

Susilo Bambang Yudhoyono

Susilo Bambang Yudhoyono

Related Posts

menabung

Menabung sebagai Cara Pelan Anak Muda Merawat Masa Depan

20 January 2026
IMG 20260107 WA0040

Di Antara Status Korban dan Tersangka: Yak Widhi Membaca Kekerasan, Kekuasaan, dan Ujian Integritas Hukum

9 January 2026
IMG 20251216 WA0022

Tantangan dan Solusi dalam mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas di Indonesia

19 December 2025
WhatsApp Image 2025 12 15 at 23.23.50 82f862b6

MBG di Susukan 01 Dorong Ekonomi Warga Lewat Lapangan Kerja dan UMKM Lokal

16 December 2025
Next Post
WhatsApp Image 2025 05 21 at 08.22.41

Bangga: Pemberian Apresiasi Kepada Siswa Berkarakter MAN 2 Bantul pada Purnasiswa Tahun 2025

IMG 20250521 WA0004

Bangga, Lurah Sabdodadi Apresiasi Kreativitas Siswa MAN 2 Bantul dalam Market Day OSOP

IMG 20250521 WA0016

Sosialisasikan Program Mobile Library MAN 2 Bantul di MTsN 5 Bantul untuk Dukung Sukses PPDB 2025

IMG 20250521 WA0006

Delegasi Siswa MAN 2 Bantul Ikuti Upacara Harkitnas ke-117 di Lapangan Trirenggo Bantul

IMG 20250521 WA0005

Momentum Kobarkan Semangat Budi Utomo, MAN 2 Bantul Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2025

Please login to join discussion
Square Media Wanita

Berita Utama

WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1
Berita Utama

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

by Redaksi Lapas Bandanaira
23 January 2026
0

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif....

Read moreDetails
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026
PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

29 December 2025
Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

9 December 2025
Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

7 December 2025
Rumah Prabu Half Page

Berita Terkait

Lurah Bone Badariah, S.Sos., M.M., bersama Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Pangkep Ahmad, unsur Babinsa, penyuluh perikanan, serta tokoh masyarakat setempat, turut memberikan pakan ikan budidaya.

Dorong Ekonomi Tambak, Pokdakan Maju Bersama Terbentuk

28 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 27 at 19.11.02 1

Tak Asal Bebas, Bapas Bengkulu Pastikan Klien Pemasyarakatan Siap dan Terawasi

27 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 27 at 09.23.38 1

Lewat Sidang TPP, Bapas Bengkulu Pastikan Klien Pemasyarakatan Aman dan Siap Kembali ke Masyarakat

27 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 27 at 10.24.05

Pengawasan Klien Dewasa Diperketat, Bapas Bengkulu Jamin Keamanan Masyarakat

27 January 2026
Desain tanpa judul 4 1

KUHP Baru Dorong Keadilan Lebih Humanis, Bapas Bengkulu Tingkatkan Kesiapan SDM

27 January 2026
IMG 20260121 WA0054 1 1140x1520 1

Warung Makan Pakde Raing Karangbinangun: Sajian Masakan Emak yang Bikin Kangen, Wajib Dicoba!

27 January 2026
Pelataran

Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Pelataran.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@pelataran.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Pemberitahuan!

Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Iklan Guest Post
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita