Bengkulu — Suasana penuh sukacita dan pengharapan mewarnai pelaksanaan Misa Minggu Ketiga Advent atau Misa Gaudete yang digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu, Senin (15/12). Perayaan Ekaristi ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menyambut Hari Raya Natal bagi umat Katolik, khususnya warga binaan pemasyarakatan.
Misa Gaudete dipimpin oleh Romo Josse Pratama SCJ dari Gereja Katolik Santo Yohanes Penginjil Bengkulu. Dalam homilinya, Romo Josse mengajak seluruh umat untuk memaknai masa Advent sebagai waktu pertobatan, pembaruan diri, serta menumbuhkan sukacita sejati dalam menyambut kelahiran Yesus Kristus, di tengah keterbatasan dan pergumulan hidup.
Sebelum perayaan Misa dimulai, terlebih dahulu dilaksanakan penerimaan Sakramen Tobat bagi warga binaan yang berkenan mengaku dosa. Ibadat ini dilaksanakan secara tertutup dan bersifat sangat privat sebagai bentuk penghormatan terhadap kekhusyukan serta kerahasiaan sakramen. Selama prosesi berlangsung, para penyuluh agama, pengunjung, serta warga binaan lainnya menunggu di luar ruang gereja.
Kegiatan keagamaan ini turut diikuti oleh Penyuluh Agama Katolik dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Petrus Suprapto, serta pengunjung jemaat dari Gereja Katolik Santo Yohanes Penginjil Bengkulu. Kehadiran mereka menjadi wujud sinergi dan kepedulian dalam mendukung pembinaan kerohanian warga binaan.
Pelaksanaan Misa Gaudete di Lapas Bengkulu ini diharapkan dapat memberikan ketenangan batin, memperkuat iman, serta menumbuhkan harapan dan sukacita bagi warga binaan dalam menyongsong perayaan Natal, sekaligus mendukung proses pembinaan kepribadian melalui pendekatan spiritual.

























