Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Satu Rumah
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Pertanian

Memudarnya Jembatan Pengetahuan Teknologi Pertanian

Keresahan Seorang Penyuluh Pertanian

Andi by Andi
23 March 2025
in Pertanian
A A
0
Penyuluh lapangan menjelaskan informasi kepada petani

Penyuluh lapangan menjelaskan informasi kepada petani

867
SHARES
1.3k
VIEWS

Selama lebih dari 30 tahun saya mengabdikan diri sebagai pegawai di Kementerian Pertanian (ditempatkan di Kantor Wilayah Pertanian Provinsi Sulawesi Tengah sejak 1988 – 2003). Perjalanan panjang ini membawa saya melintasi berbagai fase pembangunan pertanian di Indonesia, mulai dari pemberdayaan petani, kelompok tani, hingga pelaku usaha pertanian, pada tahun 2003 saya mutasi ke Balai Penddikan Peternakan Cinagara Bogor, yang saya ingat bahwa apa yang saya sampaikan atau materi pada kegiatan itu adalah ujung-ujungnya teknologi yang dihasilkan dari lembaga penelitian yang ada di Kementerian Pertanian. Namun, belakangan ini, saya merasakan adanya jarak yang semakin lebar antara penelitian dan praktik pertanian atau penerapan teknologi pertanian di lapangan.

Pada tahun 2008, saya memulai perjalanan sebagai penyuluh pertanian di Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Badan Litbang Pertanian), tepatnya di Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP). Kala itu, konsep Research Extension Linkages (REL) menjadi jembatan emas yang menghubungkan peneliti, penyuluh, dan petani. Penelitian yang dilakukan para peneliti di Badan Litbang Pertanian dikaji dan diterjemahkan oleh penyuluh menjadi bahasa yang lebih sederhana dan aplikatif, sehingga mudah diterima dan diterapkan oleh petani.

Melalui BBP2TP dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) yang tersebar di berbagai provinsi, kami melakukan berbagai kegiatan seperti uji adaptasi dan uji multilokasi, menyesuaikan teknologi dengan kondisi agroekosistem setempat. Para penyuluh (penyuluh Badan LItbang, Penyuluh Pertanian Lapangan di daerah) menjadi perantara yang memastikan hasil penelitian tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi sampai di tangan petani dengan pendampingan yang berkelanjutan.

Namun, sejak dua hingga tiga tahun terakhir, segalanya berubah. Kebijakan pemerintah yang menggabungkan seluruh lembaga penelitian di bawah naungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjadi pukulan telak bagi kami, para penyuluh. Keterhubungan erat yang dulu kami bangun dengan para peneliti kini terputus. Tidak ada lagi diskusi rutin, pendampingan teknologi, atau kolaborasi dalam mendiseminasikan hasil riset.

Saat ini Institusi Badan Litbang Pertanian menjadi Badan Standardisasi Instrumen Pertanian dan sekarang ini berubah kembali akan menjadi Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian.

Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026

Dulu, saya bahkan memanfaatkan media digital untuk memperkenalkan hasil penelitian kepada masyarakat luas. Melalui “Podcast Pertanian dan Teknologi”, saya sering menghadirkan para peneliti sebagai narasumber, membahas inovasi terbaru yang dapat diterapkan oleh petani. Kini, narasumber yang dulu mudah dijangkau menjadi sulit ditemui. Informasi yang saya dapatkan pun menyebutkan bahwa fokus riset di BRIN kini lebih banyak diarahkan untuk publikasi jurnal internasional daripada implementasi di lapangan.

Hal ini membuat saya bertanya-tanya: ke mana arah penyuluhan pertanian kita ke depan? Apakah petani hanya akan mengandalkan hasil penelitian terdahulu? Ataukah mereka akan mencari inovasi dari negara lain karena akses terhadap hasil riset dalam negeri semakin terbatas? Keterputusan ini berisiko memudarkan peran penyuluh sebagai jembatan ilmu pengetahuan dan penerapan teknologi pertanian, serta menjauhkan teknologi dari tangan petani.

Baca Juga

WhatsApp Image 2026 01 22 at 11.27.55 1

Dukung Program Menteri, Lapas Arga Makmur Panen Raya Sawi dan Kangkung di Lahan Pertanian Milik Warga Binaan

23 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 17 at 20.30.40 1

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Arga Makmur Panen Ratusan Kilogram Sawi dan Kangkung

20 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 13 at 10.44.41 1

Program Ketahanan Pangan Berbuah Manis, Rutan Bengkulu Panen Semangka

13 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 03 at 10.06.34

LPP Bengkulu Panen Pakcoy, Wujud Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

3 January 2026

Sebagai penyuluh, saya merindukan masa di mana hasil penelitian menjadi alat yang nyata untuk memajukan pertanian Indonesia. Saya ingat ada Quote yang disampaikan oleh Kepala Badan Litbang pada masa Bpk. Prof. Dr. Andi Muhammad Syakir bahwa : Peneliti tanpa penyuluh Lumpuh, penyuluh tanpa peneliti Buta. Saya berharap kebijakan ke depan dapat kembali memperkuat hubungan antara penelitian, penyuluhan, dan petani demi pertanian yang lebih maju, mandiri, dan modern.

Semoga fungsi penelitian di setiap kementerian dan lembaga kembali berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga hasil penelitiannya dapat bermanfaat bagi pengguna utamanya petani.

Dengan adanya penelitian yang lebih dekat dengan petani, diharapkan pertanian Indonesia mampu berkembang menjadi lebih maju, modern, dan diminati oleh generasi muda. Sebuah sistem pertanian yang modern dan berbasis inovasi lokal akan menjadi daya tarik bagi anak muda untuk terjun ke dunia pertanian, mencintai sektor ini, dan menjadi bagian dari perubahan yang lebih baik.

Keresahan ini bukan sekadar nostalgia, melainkan suara hati seorang penyuluh yang ingin terus melihat petani Indonesia berkembang dengan teknologi dan inovasi dalam negeri.

* R. Dani Medionovianto, S.Pt., M.AP. Penyuluh Pertanian Ahli Madya di BSIP Perkebunan, Kementan

Tags: Pertanian
Share347Tweet217Share61Pin78SendShare
Banner Publikasi Press Release Gratis
Previous Post

Rubi Apresiasi Penyegelan Videotron, tapi Takut dengan Parkside’s

Next Post

Kebersamaan Penuh Makna, Lapas Arjasa Pererat Silaturahmi Melalui Acara Buka Puasa Bersama

Andi

Andi

Related Posts

WhatsApp Image 2026 01 22 at 11.27.55 1

Dukung Program Menteri, Lapas Arga Makmur Panen Raya Sawi dan Kangkung di Lahan Pertanian Milik Warga Binaan

23 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 17 at 20.30.40 1

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Arga Makmur Panen Ratusan Kilogram Sawi dan Kangkung

20 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 13 at 10.44.41 1

Program Ketahanan Pangan Berbuah Manis, Rutan Bengkulu Panen Semangka

13 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 03 at 10.06.34

LPP Bengkulu Panen Pakcoy, Wujud Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

3 January 2026
Next Post
IMG 20250323 WA0001

Kebersamaan Penuh Makna, Lapas Arjasa Pererat Silaturahmi Melalui Acara Buka Puasa Bersama

foto:istimewa

Widya Washinton siap Produksi Film 'Kopi Manis Ibuku' untuk Festival

Suasana acara peluncuran Altair Dialogue, agensi TikTok berizin di Indonesia. (Dok. Istimewa)

Altair Dialogue Resmi Berdiri, Siap Jadi Rumah Streamer Nomor Satu di Indonesia

Picture4

Regristrasi Akun SNPMB 2025 bagi Siswa Kelas XII MAN 2 Bantul Bersama BK

Picture3

MAN 2 Bantul Adakan Kelas UTBK Guna Siapkan SNBT

Please login to join discussion
Square Media Wanita

Berita Utama

WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1
Berita Utama

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

by Redaksi Lapas Bandanaira
23 January 2026
0

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif....

Read moreDetails
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026
PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

29 December 2025
Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

9 December 2025
Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

7 December 2025
Rumah Prabu Half Page

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026 01 26 at 15.41.12

Lapas Mojokerto Ikuti Zoom Entry Meeting Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Tahun 2025

27 January 2026
a

Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Gelar Budidaya Bibit Tanaman di Tanjung Dalam

27 January 2026
Lapas Bengkulu, Razia Lapas, KPLP Bengkulu, Satopspatnal, Adm Kamtib, Keamanan Lapas, Warga Binaan, Pemasyarakatan, Ditjenpas, Imigrasi dan Pemasyarakatan

Tidak Ditemukan Barang Terlarang, Razia Lapas Bengkulu Berjalan Kondusif

27 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 26 at 16.14.23 1

Optimalkan Fungsi Administrasi dan Humas, Jajaran Tata Usaha Lapas Arga Makmur Gelar Rapat Koordinasi

27 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 26 at 16.49.15 2

Lapas Arga Makmur Pastikan Hak Kesehatan Terpenuhi Melalui Layanan Pengobatan Rutin WBP

27 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 26 at 09.55.52

Menuju Dapur Halal, Lapas Arga Makmur Terima Kunjungan Pengawas Jaminan Produk Halal Kemenag

27 January 2026
Pelataran

Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Pelataran.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@pelataran.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Pemberitahuan!

Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Square Media Wanita
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita