Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Ekonomi & Bisnis

Masa Depan Mata Uang Tunggal ASEAN: Jadi Peluang atau Tantangan?

Kebijakan Baru untuk Memperkuat Stabilitas Ekonomi ASEAN.

Radinda Alifia by Radinda Alifia
8 March 2025
in Ekonomi & Bisnis
A A
0
Mata uang Tunggal ASEAN
879
SHARES
1.3k
VIEWS

Malang, 3 Maret 2025. Sering kali kita menemukan kata ASEAN di setiap lini kehidupan kita sekarang terutama karena kata tersebut telah menjadi instrumen penting dalam aspek ekonomi. ASEAN merupakan singkatan dari Association of Southeast Asian Nations, sebuah organisasi regional yang didirikan pada tahun 1967. Tujuan didirikannya organisasi ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mendorong kerja sama di bidang ekonomi, politik, keamanan, sosial, dan budaya di kawasan Asia Tenggara. ASEAN diharapkan dapat menciptakan stabilitas dan kemakmuran bersama bagi negara-negara anggotanya. Hingga saat ini, ASEAN telah memiliki 11 negara sebagai anggota, yaitu Timor Leste, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja.

Dalam upaya menciptakan stabilitas ekonomi, lahirlah gagasan untuk menerapkan mata uang tunggal ASEAN. Wacana ini telah lama diperbincangkan sejak tahun 2023, yang kemudian disambut ramai oleh berbagai kalangan masyarakat.

Kirim Berita Media Wanita

Bagaimana konsep mata uang tunggal ASEAN? Mata uang tunggal ASEAN ini akan menjadi satu mata uang internasional yang diperdagangkan untuk menyederhanakan transaksi lintas negara ASEAN. Jadi setiap negara anggota akan menggunakan mata uang tunggal ini dalam segala transaksi, tidak lagi menggunakan mata uang negara masing-masing. Awalnya, mata uang tunggal ASEAN akan difokuskan untuk transaksi antar anggota ASEAN guna memperkuat ekonomi regional. Tetapi, dalam jangka panjang, tentunya mata uang ini berpotensi digunakan dalam transaksi internasional, terutama mitra dagang utama ASEAN.

Gagasan ini mengikuti konsep yang sudah ada yakni mata uang tunggal Eropa atau biasa dikenal sebagai Euro (€). Euro telah resmi digunakan oleh 20 negara anggota Uni Eropa yang tergabung dalam Zona Euro. Euro pertama kali diperkenalkan secara non-fisik pada 1 Januari 1999 dan mulai digunakan secara fisik dalam bentuk uang kertas dan koin pada tanggal 1 Januari 2002. Berada dalam pengawasan dan pengelolaan Bank Sentral Eropa (European Bank Central), Euro kini menjadi mata uang kedua yang paling banyak diperdagangkan setelah Dolar AS.

Melihat bagaimana kesuksesan Euro menjadi mata uang tunggal, tentunya ada banyak peluang dengan adanya mata uang tunggal ASEAN, yaitu:

Baca Juga

KKP Prioritaskan Izin Usaha Penangkapan Ikan di Daerah Terdampak Bencana Banjir Sumatera

KKP Prioritaskan Izin Usaha Penangkapan Ikan di Daerah Terdampak Bencana Banjir Sumatera

8 January 2026
Kampung Nelayan Merah Putih

Pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih Serap 17.550 Tenaga Kerja

8 January 2026
Lapas Bengkulu, Konveksi Lapas, Pembinaan Kemandirian, WBP Produktif, Pelatihan Garmen, Kegiatan Kerja, Hasil Pembinaan, Kemenkumham, Ditjenpas, Bengkulu

Pembinaan Berkualitas: Unit Konveksi Lapas Bengkulu Makin Produktif

29 November 2025
Limbah Jagung Jadi Listrik

PLN Sulap Limbah Jagung Jadi Listrik, Petani Tuban Dapat Tambahan Penghasilan

7 October 2025
  1. Pengurangan biaya transaksi valuta asing. Ketika menukarkan mata uang dengan mata uang asing, tentunya tidak sebesar ketika menggunakan mata uang masing-masing negara, terutama negara dengan mata uang yang tergolong murah.
  2. Mengurangi fluktuasi nilai tukar yang sering mengacau perdagangan. Dengan adanya satu mata yang yang digunakan oleh seluruh anggora ASEAN, pelaku usaha tidak lagi harus menghadapi risiko perubahan nilai tukar yang dapat memengaruhi harga produk, biaya impor dan ekspor, serta keuntungan usaha.
  3. Memperkuat hubungan ekonomi antar-anggota ASEAN. Penerapan mata uang tunggal ini akan memberikan kemudahan dalam melakukan perdagangan dan investasi lintas batas tanpa perlu memikirkan risiko nilai tukar. Mata uang ini juga dapat memberikan kebijakan ekonomi yang lebih erat, sehingga menciptakan solidaritas antar anggota ASEAN dalam mencapai tujuan bersama.
  4. Memiliki keunggulan kompetitif dengan adanya hubungan ekonomi di pasar internasional. Hal ini dapat ditandai dengan adanya kepercayaan investor global, yang mana akan memberikan keefektivan dalam negosiasi dan bermitra.

Tetapi, tidak pernah kita lupa bahwa setiap kebijakan memiliki pro dan kontra. Banyak orang yang menanggapi gagasan ini dengan pemikiran visioner tentang masa depan perekonomian ASEAN. Perlu dipertimbangan risiko apa saja yang menjadi tantangan yang harus dihadapi ketika konsep mata uang tunggal ASEAN ini benar-benar direalisasikan. Sedangkan saat ini ASEAN sedang fokus dengan kerja sama berupa meningkatkan perdagangan bebas melalui AFTA. Bagaimana jika adanya kebijakan baru ini justru mempengaruhi kebijakan lama yang masih berusaha ditingkatkan?

Oleh karena itu, keberhasilan mata uang tunggal ASEAN ini masih belum terlihat jelas hilalnya, sebab keseluruhannya dipertimbangkan sesuai dengan kondisi negara masing-masing. Negara-negara dengan konflik ekonomi terbesar terutama tingkat kejahatan berupa korupsi, tentu dapat menganggu jalannya aktivitas ekonomi apalagi gagasan dengan visi misi jangka panjang.

Sekaligus, karakteristik untuk menjadi sebuah kesatuan belum terdapat sepenuhnya di negara-negara ASEAN. Fakta ketimpangan ekonomi yang luar biasa jauh, akan terlihat mustahil merealisasikan mata uang tunggal ASEAN. Sebab negara mana yang pasti sudah akan menjadi dominan? Ada banyak pertimbangan lain yang justru dapat menghancurkan negara tersebut. Bagaimana jika terjadi krisis di salah satu negara?

To be continue.

Tags: Mata Uang Tunggal ASEAN
Share352Tweet220Share62Pin79SendShare
Leaderboard apa apa
Previous Post

Membangun Generasi Sehat: KKN-T Universitas Alma Ata Sosialisasikan Pencegahan Stunting pada Remaja di SMA N 1 Sedayu

Next Post

Berbuka Puasa Mewah ala Timur Tengah di Regantris Malioboro, Harga Bersahabat

Radinda Alifia

Radinda Alifia

Seorang perempuan yang gemar membaca dan sedang berusaha menuangkan segala pikirannya dalam tulisan. Selamat membaca dan semoga bermanfaat^^

Related Posts

KKP Prioritaskan Izin Usaha Penangkapan Ikan di Daerah Terdampak Bencana Banjir Sumatera

KKP Prioritaskan Izin Usaha Penangkapan Ikan di Daerah Terdampak Bencana Banjir Sumatera

8 January 2026
Kampung Nelayan Merah Putih

Pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih Serap 17.550 Tenaga Kerja

8 January 2026
Lapas Bengkulu, Konveksi Lapas, Pembinaan Kemandirian, WBP Produktif, Pelatihan Garmen, Kegiatan Kerja, Hasil Pembinaan, Kemenkumham, Ditjenpas, Bengkulu

Pembinaan Berkualitas: Unit Konveksi Lapas Bengkulu Makin Produktif

29 November 2025
Limbah Jagung Jadi Listrik

PLN Sulap Limbah Jagung Jadi Listrik, Petani Tuban Dapat Tambahan Penghasilan

7 October 2025
Next Post
Regantris Malioboro tawarkan buffet buka puasa all-you-can-eat seharga Rp85.000.

Berbuka Puasa Mewah ala Timur Tengah di Regantris Malioboro, Harga Bersahabat

Dok Resmi

Dari Black Hat ke White Hat Perjalanan Reza Febriansyah Membangun Siber Shop Store

IMG 0019

Ngaku Kenal Fillix Pratama, Habib HDW Dituding Halu! Netizen Terkejut Saat Lihat Buktinya!!

WhatsApp Image 2025 03 09 at 12.39.02

Wakil Walikota Serang Hadiri Acara Green Ramadhan, Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan

Pemenuhan kebutuhan dasar atas pangan harus memberi manfaat secara adil, dan merata sesuai kedaulatan pangan, kemandirian pangan dan ketahanan pangan. Akses untuk memperoleh pangan merupakan hak asasi manusia. Pangan menjadi penting karena menyangkut permasalahan politik, ekonomi, sosial dan budaya.

Komitmen Pemerintah dalam Wujudkan Ketahanan Pangan

Please login to join discussion
Square Media Wanita

Berita Utama

WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1
Berita Utama

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

by Redaksi Lapas Bandanaira
23 January 2026
0

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif....

Read moreDetails
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026
PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

29 December 2025
Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

9 December 2025
Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

7 December 2025
Rumah Prabu Half Page

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026 01 28 at 12.15.39

Perkuat Akses Pendidikan Warga Binaan, Lapas Arga Makmur Koordinasikan Program Pendidikan Kesetaraan dengan SKB Bengkulu Utara

28 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 28 at 09.30.18

Lapas Arga Makmur Laksanakan Apel Pagi Pegawai sebagai Wujud Disiplin dan Komitmen Kinerja

28 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 28 at 13.46.59

Lapas Arga Makmur Laksanakan Layanan Kunjungan WBP secara Tertib dan Humanis

28 January 2026
Lapas Bengkulu, Pembinaan Kerohanian, Ibadah Nasrani, Warga Binaan, Kemenag Bengkulu, Gereja Lapas, Pembinaan Kepribadian, Pemasyarakatan

Gereja Getsmany Lapas Bengkulu Gelar Ibadah Pembinaan Rohani

28 January 2026
Lapas Bengkulu, TPP Lapas, Integrasi Warga Binaan, Pembebasan Bersyarat, Cuti Bersyarat, Pemasyarakatan, Pembinaan Narapidana

Lapas Bengkulu Gelar Sidang TPP Penilaian Integrasi Warga Binaan

28 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 28 at 11.40.39

Penuhi Hak Integrasi, Lapas Perempuan Bengkulu Laksanakan Sidang TPP

28 January 2026
Pelataran

Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Pelataran.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@pelataran.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Pemberitahuan!

Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

PS DSA Square
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita