Nuansa religius kembali terasa di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu pada malam ke-18 bulan suci Ramadhan. Warga binaan melaksanakan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah, Sabtu (07/03).
Shalat Isya dan Tarawih dipimpin oleh Ustadz Fachrul Rozi dari Kementerian Agama Kota Bengkulu. Usai rangkaian shalat berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an yang diikuti warga binaan dalam suasana tenang dan penuh penghayatan. Dalam kultum yang disampaikan, ustadz menyampaikan materi mengenai keutamaan membaca Al-Qur’an, yang tidak hanya bernilai pahala, tetapi juga menjadi sumber ketenangan bagi hati dan jiwa.
Ia menjelaskan bahwa membaca dan mentadabburi Al-Qur’an dapat menghadirkan ketenteraman batin, menenangkan pikiran, serta menjadi penguat bagi seseorang dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Terlebih di bulan suci Ramadhan, setiap huruf yang dibaca akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.
Warga binaan pun diajak untuk membiasakan membaca Al-Qur’an setiap hari, menjadikannya sebagai pedoman hidup sekaligus sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan rutin membaca Al-Qur’an, diharapkan hati menjadi lebih tenang, pikiran lebih jernih, serta tumbuh semangat untuk terus memperbaiki diri.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu menyampaikan bahwa kegiatan Tarawih berjamaah ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang secara konsisten dilaksanakan guna membentuk karakter warga binaan yang lebih religius, disiplin, dan bertanggung jawab. Momentum Ramadhan dimanfaatkan sebagai ruang refleksi sekaligus penguatan iman bagi warga binaan dalam menata masa depan yang lebih baik.





















