Bengkulu – Suasana penuh kekhusyukan kembali terasa di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu saat warga binaan melaksanakan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah pada malam ke-25 bulan suci Ramadhan, Sabtu (14/03). Kegiatan ini diikuti dengan tertib dan penuh khidmat sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan yang secara rutin dilaksanakan selama bulan Ramadhan.
Pelaksanaan Shalat Tarawih dipimpin oleh ustadz dari Ikatan Dai Indonesia (IKADI). Usai menunaikan Tarawih, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an yang berlangsung dalam suasana tenang dan penuh ketenangan, menghadirkan nuansa Ramadhan yang semakin mendalam bagi para warga binaan.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu menyampaikan bahwa pelaksanaan Tarawih berjamaah ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan menumbuhkan nilai-nilai religius, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam diri warga binaan. Momentum Ramadhan dimanfaatkan sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat keimanan sekaligus menjadi ruang refleksi diri agar para warga binaan dapat menata kembali kehidupan mereka ke arah yang lebih baik.
“Ramadhan menjadi momen yang sangat berharga untuk memperkuat spiritualitas. Melalui kegiatan ibadah bersama seperti Tarawih dan tadarus, diharapkan warga binaan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memiliki semangat baru untuk berubah dan memperbaiki diri,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif di bawah pengawasan petugas. Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu terus berkomitmen menghadirkan suasana Ramadhan yang penuh ketenangan dan keberkahan, sekaligus mendukung proses pembinaan berkelanjutan bagi warga binaan.
















