Bengkulu — Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan keagamaan. Pada Selasa (20/01), Lapas Perempuan Bengkulu memfasilitasi pelaksanaan penyuluhan agama Islam yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu dan bertempat di Masjid Lapas Perempuan Bengkulu.
Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan arahan Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu, Suci Winarsih, sebagai bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan. Penyuluhan agama tersebut diikuti oleh sebanyak 94 warga binaan dan menghadirkan 11 orang penyuluh dari Kemenag Kota Bengkulu.
Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh menyampaikan materi ilmu fiqih dengan fokus pada pemahaman bacaan kalimat dua syahadat, meliputi lafaz, arti, serta makna mendalam dari pengucapan dua kalimat syahadat sebagai dasar keimanan dalam ajaran Islam. Warga binaan tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan khidmat.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan aman dan kondusif di bawah pengawasan petugas registrasi Lapas Perempuan Bengkulu serta didampingi oleh peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan. Pengawasan dilakukan guna memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan serta menjaga ketertiban di lingkungan lapas.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan warga binaan tidak hanya mampu memahami bacaan kalimat dua syahadat secara baik dan benar, tetapi juga dapat menghayati maknanya sebagai bekal dalam memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan selama menjalani masa pembinaan.
Lapas Perempuan Bengkulu terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan, khususnya di bidang keagamaan, sebagai wujud dukungan terhadap proses reintegrasi sosial warga binaan ke tengah masyarakat.























