Bengkulu — Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keterampilan warga binaan melalui program pembinaan kemandirian. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan panen sawi yang dilaksanakan pada Sabtu (24/01) di area kebun lapas.
Kegiatan panen ini merupakan bagian dari program pertanian yang dikelola secara berkelanjutan oleh warga binaan dengan pendampingan petugas. Tanaman sawi yang dipanen tumbuh subur berkat perawatan intensif, mulai dari proses penyemaian, pemupukan, hingga pemeliharaan rutin yang dilakukan selama beberapa minggu.
Suasana panen berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Warga binaan tampak antusias memanen hasil tanaman yang mereka rawat sendiri. Selain menjadi aktivitas produktif, kegiatan ini juga memberikan pengalaman langsung dalam bercocok tanam serta menanamkan nilai tanggung jawab, kerja sama, dan kemandirian.
Pihak Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu menegaskan bahwa pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama. Selain menambah keterampilan, hasil panen sawi juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dapur lapas, sehingga turut mendukung ketahanan pangan internal.
Melalui kegiatan panen sawi ini, Lapas Perempuan Bengkulu berharap warga binaan memperoleh bekal keterampilan yang bermanfaat dan dapat menjadi modal positif ketika kembali dan berperan aktif di tengah masyarakat.

























