Bengkulu – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam di lingkungan lembaga pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu melaksanakan koordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bengkulu, Senin (11/11).
Kegiatan koordinasi tersebut diwakili oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Lapas Kelas IIA Bengkulu, Hilmawan Indra Waskito, bersama Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (ADM Kamtib), Supian Natalis. Kedua pejabat Lapas Bengkulu diterima langsung oleh pihak Basarnas Bengkulu guna membahas rencana pelaksanaan Pelatihan Tanggap Darurat Bencana di Lapas Bengkulu.
Hilmawan Indra Waskito menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk membekali petugas dan warga binaan dengan kemampuan dasar dalam menghadapi situasi darurat, seperti kebakaran, gempa bumi, atau bencana lainnya.
“Kami ingin memastikan seluruh petugas dan warga binaan memiliki pemahaman serta keterampilan yang tepat saat terjadi bencana, sehingga dapat meminimalkan risiko dan kerugian,” ujar Hilmawan.
Pihak Basarnas Bengkulu menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan teknis serta materi pelatihan sesuai standar penanggulangan bencana nasional.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Bengkulu di bawah kepemimpinan Julianto Budhi Prasetyono untuk terus memperkuat aspek keamanan, keselamatan, dan kesiapsiagaan bencana di lingkungan pemasyarakatan.


























