ARGA MAKMUR, BENGKULU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur terus berkomitmen memberikan pelayanan prima bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pada hari ini, Selasa (20/1), Lapas Arga Makmur sukses menyelenggarakan kegiatan layanan kunjungan tatap muka bagi keluarga warga binaan dengan mengedepankan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat namun tetap humanis.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini difokuskan bagi keluarga dari warga binaan kategori Pidana Umum (Pidum). Layanan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memenuhi hak-hak dasar narapidana dan tahanan, khususnya dalam menjaga ikatan kekeluargaan selama menjalani masa pidana.
Seluruh proses kunjungan telah terintegrasi dengan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) untuk memastikan akurasi data. Alur kunjungan dimulai dari pendaftaran identitas pengunjung di loket resmi, pemeriksaan barang bawaan, hingga pemeriksaan badan secara teliti oleh petugas.
Setelah data terverifikasi melalui aplikasi SDP, keluarga diarahkan menuju ruang layanan kunjungan dengan pengawasan petugas. Prioritas utama dari kegiatan ini adalah memberikan kenyamanan bagi keluarga yang berkunjung dengan tetap mengedepankan aspek keamanan. Setiap prosedur pemeriksaan dilakukan secara mendalam sesuai SOP guna mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam area Lapas.
Selama pelaksanaan, suasana di ruang kunjungan terpantau aman dan tertib dengan pengawasan melekat dari petugas layanan kunjungan serta staf JFU/JFT.
Setelah sesi kunjungan berakhir, petugas kembali melakukan pemeriksaan badan dan barang terhadap warga binaan secara menyeluruh sebelum mereka kembali ke kamar hunian masing-masing guna memastikan stabilitas keamanan di dalam blok tetap terjaga.
Kegiatan pelayanan kunjungan ini menjadi salah satu indikator keberhasilan Lapas Kelas IIB Arga Makmur dalam mengelola pelayanan publik yang transparan dan akuntabel. Melalui layanan yang teratur, diharapkan proses pembinaan bagi warga binaan dapat berjalan lebih optimal melalui dukungan moril dari pihak keluarga. Laporan pelaksanaan kegiatan ini telah diteruskan kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu sebagai bentuk pertanggungjawaban tugas.

























