Arga Makmur, 23 Februari 2026 — Lapas Kelas IIB Arga Makmur kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Ketahanan Pangan melalui kegiatan pengolahan lahan pertanian. Pada Senin, 23 Februari 2026, tepat pukul 09.50 WIB, Lapas melaksanakan kegiatan penanaman bibit kangkung di lahan pertanian yang telah disiapkan.
Kegiatan ini diikuti oleh Staf Kegiatan Kerja Lapas Arga Makmur serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang bertugas sebagai tamping pertanian. Para WBP yang terlibat merupakan warga binaan yang telah melalui proses seleksi dan sidang TPP, sehingga dinyatakan layak bekerja di sektor pertanian sesuai prosedur yang berlaku.
Di bawah pengawasan staf kegiatan kerja, para WBP melaksanakan aktivitas pertanian dengan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP). Saat ini, lahan pertanian Lapas memiliki luas total 1.200 m², dan untuk tahap awal penanaman bibit kangkung, area seluas 50 m² telah digunakan.
Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Selain menjadi bagian dari pembinaan WBP, program ini juga merupakan dukungan nyata Lapas Arga Makmur terhadap program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia di bidang Ketahanan Pangan.
Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman ini diharapkan mampu menghasilkan panen yang maksimal dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan pertanian ini menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan, yang diharapkan dapat bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat.
Lapas Arga Makmur akan terus melaporkan perkembangan kegiatan Ketahanan Pangan kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, serta siap menerima arahan lebih lanjut demi optimalnya pelaksanaan program.





















