Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Mojokerto melaksanakan kontrol keliling selama bulan suci Ramadan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kegiatan ini dilakukan oleh petugas Lapas Mojokerto yang sedang piket sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan ketertiban, Sabtu (21/2).
Kontrol keliling difokuskan pada area bimbingan kerja (Bimker), beranggang, serta SAE kolam lele yang menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan. Petugas melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap kondisi lingkungan dan aktivitas kerja yang berlangsung.
Di area Bimker, petugas memastikan peralatan kerja tersimpan dengan aman, area tetap tertata rapi, serta kegiatan berjalan sesuai prosedur. Pengawasan ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini guna mencegah potensi gangguan keamanan.
Sementara itu, di area beranggang dan SAE kolam lele, petugas memeriksa kebersihan lingkungan, kondisi sarana prasarana, serta memastikan budidaya berjalan optimal. Kolam lele dan perlengkapan pendukungnya turut diperiksa untuk menjamin keamanan serta kelangsungan program pembinaan.
Kalapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa kontrol keliling selama Ramadan menjadi prioritas dalam menjaga stabilitas keamanan. “Kami memastikan seluruh area pembinaan dalam kondisi aman dan tertib. Pengawasan rutin ini merupakan bagian dari komitmen kami menjaga keamanan selama Ramadan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pembinaan kemandirian harus tetap berjalan produktif tanpa mengabaikan aspek keamanan. “Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab. Kami ingin seluruh warga binaan tetap fokus pada pembinaan dan menjaga ketertiban,” ujar Rudi.
Dengan kontrol keliling yang konsisten dan terarah, Lapas Mojokerto berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan produktif sehingga seluruh program pembinaan dapat berjalan optimal selama bulan suci Ramadan.





















