16 Maret 2026
Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu melaksanakan kegiatan tes urine bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Sabtu (14/03) sebagai bagian dari upaya deteksi dini serta komitmen dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini dilaksanakan oleh petugas Rutan Bengkulu dengan melibatkan tim kesehatan dari Klinik Pratama Rutan Bengkulu.
Pelaksanaan tes urine ini dilakukan secara acak terhadap sejumlah warga binaan sebagai langkah preventif guna memastikan tidak adanya penyalahgunaan narkotika di dalam lingkungan Rutan. Proses pemeriksaan berlangsung dengan pengawasan ketat oleh petugas serta tetap mengedepankan prinsip transparansi dan profesionalitas.
Kepala Rutan Kelas IIB Bengkulu, Tomy Yulianto, menyampaikan bahwa kegiatan tes urine merupakan salah satu langkah nyata yang dilakukan oleh jajaran Rutan Bengkulu dalam mendukung program pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
“Tes urine ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga Rutan Bengkulu tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba. Selain sebagai upaya deteksi dini, kegiatan ini juga menjadi langkah pengawasan agar seluruh warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan baik,” ujar Tomy.
Ia juga menegaskan bahwa pihak Rutan Bengkulu terus berupaya melakukan berbagai langkah preventif dan pengawasan guna mencegah masuknya serta peredaran narkotika di dalam Rutan.
“Selain tes urine, kami juga secara rutin melakukan pengawasan, penggeledahan, serta pembinaan kepada warga binaan agar mereka memahami bahaya narkoba dan menjauhinya,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga binaan dapat semakin menyadari pentingnya menjalani pola hidup sehat serta menjauhi penyalahgunaan narkotika selama menjalani masa pembinaan di Rutan Bengkulu.
Kegiatan tes urine berlangsung dengan tertib dan lancar. Rutan Bengkulu terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.






















