Pelataran, Pemulutan, (31/1/2026) – Proses pembelajaran matematika di SD Negeri 06 Pemulutan mengalami suasana yang berbeda dari biasanya ketika mahasiswa KKN Rekognisi 84 Kelompok 113 UIN Raden Fatah Palembang menghadirkan metode belajar inovatif berbasis praktik langsung. Melalui penerapan Teknik Toktok WOW, kegiatan belajar perkalian tidak lagi dipahami sebagai materi yang rumit dan menegangkan, melainkan sebagai pengalaman belajar yang menyenangkan, komunikatif, dan mudah diterima oleh siswa sekolah dasar. Kehadiran mahasiswa KKN ini menjadi angin segar dalam upaya menciptakan pembelajaran yang lebih humanis dan dekat dengan dunia anak.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program edukatif mahasiswa KKN Rekognisi yang berfokus pada penguatan pemahaman dasar numerasi siswa. Dengan mengusung pendekatan pembelajaran sederhana namun aplikatif, mahasiswa berupaya membantu siswa memahami konsep perkalian tanpa tekanan. Proses belajar dirancang agar siswa tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi terlibat aktif melalui interaksi, praktik langsung, serta komunikasi dua arah yang membangun rasa percaya diri mereka dalam berhitung.
Pembelajaran diawali dengan pengenalan konsep dasar perkalian yang disampaikan secara ringan dan mudah dipahami. Setelah itu, mahasiswa KKN Rekognisi mendemonstrasikan secara langsung Teknik Toktok WOW di hadapan siswa. Teknik ini memanfaatkan jari tangan sebagai alat bantu utama dalam berhitung, sehingga siswa dapat melihat dan merasakan sendiri proses perhitungan secara konkret. Pendekatan visual dan kinestetik ini dinilai efektif untuk siswa sekolah dasar yang masih berada pada tahap belajar operasional konkret.
Secara teknis, Teknik Toktok WOW merupakan metode berhitung perkalian menggunakan jari tangan sebagai media bantu. Jari yang berdiri atau disebut “tok-tok” dihitung sebagai puluhan dan proses perhitungannya dilakukan dengan penjumlahan. Sementara itu, jari yang tidur atau “wow” dihitung sebagai satuan, dengan proses perhitungan melalui perkalian. Hasil akhir diperoleh dengan menjumlahkan nilai puluhan dari jari yang berdiri dengan hasil perkalian satuan dari jari yang tidur. Metode ini tidak hanya memudahkan siswa memahami mekanisme perkalian, tetapi juga membantu mereka mengingat hasil perhitungan dengan lebih cepat dan tepat.

Selama kegiatan berlangsung, siswa tidak hanya menyimak penjelasan, tetapi langsung mempraktikkan teknik tersebut secara bersama-sama. Kelas menjadi lebih hidup dengan suasana diskusi, tanya jawab, serta praktik berhitung yang dilakukan secara serempak. Interaksi aktif antara mahasiswa dan siswa menciptakan atmosfer belajar yang menyenangkan, di mana siswa merasa lebih berani untuk mencoba, bertanya, dan menjawab soal tanpa rasa takut salah.
Antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan. Banyak siswa yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam memahami perkalian menunjukkan semangat baru ketika mencoba menghitung menggunakan jari tangan. Mereka tampak saling berdiskusi dengan teman sebangku, tertawa saat berhasil menemukan jawaban, dan percaya diri saat diminta menjawab pertanyaan di depan kelas. Pembelajaran yang selama ini dianggap sulit dan membosankan berubah menjadi aktivitas yang menyenangkan dan penuh keterlibatan.
Dari sisi pemahaman, penerapan Teknik Toktok WOW memberikan dampak positif yang signifikan. Siswa menunjukkan peningkatan dalam memahami konsep dasar perkalian, baik dari segi proses maupun hasil perhitungan. Metode pembelajaran yang kreatif dan aplikatif ini membantu siswa lebih fokus selama pembelajaran serta memudahkan mereka dalam mengingat materi. Hal ini membuktikan bahwa inovasi sederhana dalam metode mengajar dapat memberikan pengaruh besar terhadap kualitas pembelajaran di tingkat sekolah dasar.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata peran mahasiswa KKN Rekognisi 84 UIN Raden Fatah Palembang dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar. Melalui edukasi kreatif seperti Teknik Toktok WOW, mahasiswa tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menanamkan semangat belajar, keberanian mencoba, dan kepercayaan diri kepada siswa. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan sebagai upaya menumbuhkan minat belajar matematika serta menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi generasi muda.
=================
Penulis:
Anggita Lutfia Ryawati
Winda Rahayu Fitriani
Ana Wahyu Amalia
(Mahasiswa KKN Rekognisi 84 UIN Raden Fatah Palembang)
Dosen Pengampu:
Dumyati, M.Si

























