Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung rencana pembangunan Balai Pemasyarakatan (Bapas) melalui keikutsertaan dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Rabu (1/4).
Kegiatan yang dilaksanakan pukul 13.00 WIB tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat strategis, di antaranya Asisten III, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik), serta Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto sebagai pihak yang berkepentingan langsung dalam penguatan sistem pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiasi Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam menggelar rapat koordinasi terkait hibah pembangunan Bapas. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan instansi pemasyarakatan.
Lebih lanjut, pihak Lapas menegaskan bahwa keberadaan Bapas memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pelaksanaan pembimbingan klien pemasyarakatan di luar lembaga, khususnya dalam proses reintegrasi sosial agar dapat kembali diterima di tengah masyarakat.
Dalam forum rapat, Lapas Mojokerto juga menyampaikan kebutuhan riil terkait pembangunan Bapas, baik dari aspek sarana prasarana maupun dukungan program pembinaan lanjutan. Hal ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan hibah oleh pemerintah daerah.
Selain itu, Lapas Mojokerto turut mendukung pembahasan yang disampaikan oleh BPKAD terkait mekanisme pengelolaan hibah daerah, serta pandangan dari Dispendik dalam mendukung program pembinaan berbasis pendidikan bagi warga binaan dan klien pemasyarakatan.
Melalui rapat koordinasi ini, Lapas Mojokerto berharap adanya percepatan realisasi pembangunan Bapas di Kabupaten Mojokerto. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan serta mendukung program pembinaan yang berkelanjutan.


















