Banda Naira, INFO_PAS – Isi malam-malam Ramadan dengan kegiatan yang penuh keberkahan, Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira ikuti kegiatan tadarus usai salat Tarawih di Musala At-Taubah Lapas Bandanaira, Minggu (22/2) malam. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meningkatkan kualitas ibadah di bulan penuh berkah.
Pelaksanaan tadarus dilakukan secara bergilir per kamar hunian untuk menjaga ketertiban dan menghindari konsentrasi massa berlebihan dengan pendampingan langsung oleh petugas Lapas Bandanaira yang turut memberikan pembinaan dan pengawasan. Semangat Warga Binaan terlihat jelas dalam lantunan ayat suci yang menggema di musala, menciptakan suasana damai dan penuh kekhusyukan.
Kepala Subseksi Pembinaan, Rustam Kasoor, menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum penting untuk memperkuat pembinaan rohani bagi Warga Binaan.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang positif dan bermanfaat bagi Warga Binaan. Momentum Ramadan ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan mereka. Melalui tadarus, Warga Binaan dapat memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan, Fajri, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan mengikuti kegiatan tersebut.
“Saat lantunan ayat suci Al-Qur’an dibacakan bersama, hati terasa lebih tenang. Ramadan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal ibadah,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, turut mengapresiasi antusiasme Warga Binaan yang konsisten mengikuti rangkaian ibadah Ramadan.
“Kami melihat semangat yang luar biasa dari para Warga Binaan dalam mengikuti kegiatan keagamaan. Ini menjadi indikator positif bahwa pembinaan yang dilakukan berjalan dengan baik. Semoga kegiatan ini dapat terus istiqamah dilaksanakan dan membawa perubahan yang nyata dalam kehidupan mereka,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tadarus ini, Lapas Bandanaira berharap dapat menciptakan suasana Ramadan yang penuh kedamaian, meningkatkan nilai-nilai religiusitas, serta membentuk karakter Warga Binaan yang lebih baik, berakhlak mulia, dan siap kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. (Humas/LT)





















