Bengkulu – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, memberikan arahan langsung kepada peserta magang program HUB Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dalam kegiatan evaluasi kinerja setelah dua bulan pelaksanaan magang di lingkungan Lapas Bengkulu. Selasa (03/02).
Kegiatan evaluasi tersebut menjadi momen refleksi sekaligus pembinaan bagi para peserta magang yang selama ini terlibat dalam berbagai tugas pendukung administrasi dan kegiatan pembinaan di dalam lapas. Dalam arahannya, Kalapas menekankan pentingnya menjaga sikap profesional, etika kerja, serta pemahaman terhadap batasan interaksi di lingkungan pemasyarakatan.
Julianto menegaskan bahwa lingkungan lapas memiliki karakteristik khusus yang berbeda dengan tempat kerja pada umumnya. Oleh karena itu, peserta magang diingatkan untuk tetap menjaga jarak yang wajar dengan warga binaan.
“Jangan sampai terlalu dekat secara personal dengan warga binaan. Tetap jaga batas, fokus pada tugas dan pembelajaran yang menjadi tujuan utama magang,” tegas Kalapas.
Selain itu, Kalapas juga menanyakan secara langsung pengalaman para peserta selama menjalani magang di Lapas Bengkulu. Ia ingin memastikan bahwa program magang benar-benar memberikan manfaat, pengetahuan, serta gambaran nyata mengenai dunia kerja, khususnya di bidang pemasyarakatan.
Dalam dialog tersebut, peserta diberi kesempatan menyampaikan kesan, kendala, maupun hal-hal yang telah dipelajari selama dua bulan terakhir. Kalapas mendorong peserta untuk memanfaatkan sisa masa magang sebagai ajang memperkuat disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja dalam sistem yang terstruktur.
Kegiatan evaluasi ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Bengkulu dalam mendukung program pengembangan kompetensi melalui magang, sekaligus memastikan seluruh peserta memahami nilai-nilai integritas, keamanan, dan tata tertib yang berlaku di lingkungan pemasyarakatan.




















