Kirim Press Release
Contact Us
  • Login
  • Register
Pelataran
Leaderboard apa apa
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Ekonomi & Bisnis

Fintech dan Pajak: Sinkronisasi Data Keuangan untuk Optimalisasi Penerimaan Negara

M Bastian by M Bastian
28 July 2025
in Ekonomi & Bisnis
A A
0
ChatGPT Image Jul 28 2025 09 57 23 AM
858
SHARES
1.2k
VIEWS
Ada apa 1080 x 2787

Pada tahun 2025, Indonesia berada di titik krusial transformasi ekonomi digital. Salah satu sektor yang berkembang pesat adalah financial technology (fintech), yang telah mengubah cara masyarakat mengakses dan mengelola keuangan. Dari pembayaran digital hingga pinjaman peer-to-peer (P2P), fintech telah memperluas inklusi keuangan secara signifikan. Namun, di balik pertumbuhan pesat ini, tersimpan peluang besar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan: sinkronisasi data keuangan antara fintech dan otoritas pajak untuk mengoptimalkan penerimaan negara.

Era Baru Keuangan Digital

Fintech tak lagi sekadar alternatif layanan keuangan; ia telah menjadi arus utama. Dengan jutaan transaksi terjadi setiap hari, industri fintech menghasilkan data keuangan dalam jumlah besar dan real-time. Data ini yang mencerminkan pendapatan, pengeluaran, hingga pola konsumsi individu maupun pelaku usaha merupakan tambang emas bagi perumusan kebijakan fiskal yang lebih presisi.

fintech

Baca Juga

Tinawati Andra Soni

Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni Ikuti Panen Anggur Ponjay Bendav Kota Tangerang Selatan

28 August 2025
IMG 20250803 WA0011

Aurellica Livia Vega, Pelajar Inspiratif dari SMAN 1 Wonosari Yang Menyatukan Semangat Kepemimpinan, Kewirausahaan, dan Kreativitas Di Usia Muda

3 August 2025
CamScanner 28 07 2025 01.30 pdf

Pemulihan Ekonomi Indonesia Pasca-Pandemi dan Harapan Pertumbuhan Tahun 2025

28 July 2025
RailwayTech Indonesia

Kiprah WIKA Beton di RailwayTech Indonesia 2025

28 July 2025

Mengapa Sinkronisasi Data Diperlukan?

Salah satu tantangan utama dalam sistem perpajakan Indonesia adalah keterbatasan akses terhadap data keuangan wajib pajak, terutama dari sektor informal dan pelaku usaha kecil menengah (UMKM) digital. Di sinilah peran fintech menjadi strategis. Dengan sinkronisasi data keuangan fintech ke sistem Direktorat Jenderal Pajak (DJP), pemerintah bisa memperoleh gambaran lebih akurat mengenai potensi pajak, mempermudah pelacakan kepatuhan pajak, dan mengurangi kebocoran penerimaan negara.

Peluang Integrasi dan Manfaat Jangka Panjang

Banner Publikasi Press Release Gratis

Beberapa negara seperti India dan Estonia telah memulai integrasi sistem pajak dan layanan fintech dengan hasil yang menjanjikan. Indonesia pun berpeluang besar mengikuti jejak tersebut, terutama dengan adanya infrastruktur digital seperti Core Tax Administration System (CTAS) dan program integrasi NIK sebagai NPWP.

fintech

Integrasi ini membawa berbagai manfaat:

Peningkatan kepatuhan pajak: Wajib pajak yang sebelumnya “tak terlihat” menjadi terdeteksi melalui riwayat transaksi digital mereka.
Penyederhanaan pelaporan: Sistem yang terintegrasi memungkinkan proses pre-filled tax reporting secara otomatis.
Peningkatan penerimaan negara: Basis pajak yang lebih luas berarti potensi penerimaan yang lebih besar, tanpa harus menaikkan tarif pajak.

pajak

Tantangan dan Prasyarat Sukses

Tentu, sinkronisasi data tidak bisa dilakukan sembarangan. Isu privasi, keamanan data, dan kepercayaan publik menjadi krusial. Oleh karena itu, kebijakan ini harus dibarengi dengan:

Regulasi perlindungan data pribadi yang kuat dan transparan
Sistem keamanan siber yang andal
Sosialisasi publik yang intensif untuk membangun kepercayaan

Penutup: Kolaborasi sebagai Kunci

Fintech dan DJP tidak perlu saling curiga—justru harus saling bermitra. Di era digital, data adalah aset. Bila dikelola bersama dalam kerangka hukum dan etika yang tepat, maka kolaborasi ini bukan hanya menguntungkan negara, tapi juga menciptakan ekosistem keuangan yang lebih sehat, adil, dan berkelanjutan.

Tahun 2025 adalah momentum. Indonesia bisa menjadi pelopor di Asia Tenggara dalam memadukan inovasi digital dengan kebijakan fiskal cerdas. Saatnya membangun jembatan antara fintech dan pajak demi masa depan penerimaan negara yang lebih kuat.

Penulis: M Bastian

Share343Tweet215Share60Pin77SendShare
Banner Publikasi Press Release Gratis
Previous Post

Cilok Uta Matahari di Petakan, UMKM Sengkerang Kian di Kenal: Dorong Akses Pasar Digital di Sengkerang

Next Post

Kiprah WIKA Beton di RailwayTech Indonesia 2025

M Bastian

M Bastian

Related Posts

Tinawati Andra Soni

Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni Ikuti Panen Anggur Ponjay Bendav Kota Tangerang Selatan

28 August 2025
IMG 20250803 WA0011

Aurellica Livia Vega, Pelajar Inspiratif dari SMAN 1 Wonosari Yang Menyatukan Semangat Kepemimpinan, Kewirausahaan, dan Kreativitas Di Usia Muda

3 August 2025
CamScanner 28 07 2025 01.30 pdf

Pemulihan Ekonomi Indonesia Pasca-Pandemi dan Harapan Pertumbuhan Tahun 2025

28 July 2025
RailwayTech Indonesia

Kiprah WIKA Beton di RailwayTech Indonesia 2025

28 July 2025
Next Post
RailwayTech Indonesia

Kiprah WIKA Beton di RailwayTech Indonesia 2025

Dian Flawless

Dian Flawless Luncurkan DF LUXE, Lip Mousse Lokal dengan Sentuhan Internasional

Raffles Christian School

Raffles Christian School Resmikan Kampus Preprimary Baru di Branz Simatupang

emas

Mahasiswa Unair Kenalkan Literasi Finansial Sejak Dini Lewat Program EMAS x Tabung Kreasi di SDN Selotapak

Screenshot 2025 07 28 104025

Giliran 37 Warga Binaan Risiko Tinggi Jawa Timur Dilayar Ke Nusakambangan

Please login to join discussion
Rumah Prabu Half Page
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita