Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Fenomena Flexing dan Gaya Hidup Konsumtif: Ancaman Nyata di Era Media Sosial

Penulis: Enjelin Amanda Dewi

Enjelin Amanda Dewi by Enjelin Amanda Dewi
19 July 2025
in Gaya Hidup
A A
0
Flexing
865
SHARES
1.3k
VIEWS

Di era digital yang semakin terhubung, media sosial telah menjadi panggung publik yang tidak hanya menyebarkan informasi, tetapi juga membentuk gaya hidup. Salah satu fenomena yang mencolok adalah maraknya budaya flexing—menunjukkan kekayaan, barang-barang mewah, atau gaya hidup glamor secara berlebihan demi pengakuan sosial. Meskipun sekilas tampak sebagai ekspresi diri atau motivasi, budaya ini justru menanamkan nilai-nilai konsumtif yang berisiko tinggi, terutama bagi generasi muda.

Flexing: Gaya Hidup atau Tekanan Sosial?

Flexing bukan lagi sekadar tren sesaat. Di berbagai platform seperti Instagram, TikTok, hingga YouTube, pengguna berlomba memamerkan barang branded, liburan mahal, atau pencapaian material. Namun yang menjadi masalah adalah ketika tindakan ini menimbulkan tekanan sosial bagi orang lain untuk tampil serupa, meskipun harus mengorbankan kondisi finansial yang belum siap (Wulandari, 2023).

Studi juga menunjukkan bahwa banyak individu, terutama anak muda, merasa tertinggal atau rendah diri ketika tidak mampu menampilkan gaya hidup serupa. Akibatnya, tidak sedikit dari mereka terjerumus dalam perilaku konsumtif, bahkan berutang demi memenuhi ekspektasi gaya hidup digital (Neraca, 2023).

Dampak Psikologis dan Finansial

Budaya flexing berisiko menimbulkan gangguan psikologis, seperti rendahnya harga diri, kecemasan sosial, hingga perasaan tidak pernah cukup. Ketika validasi diri diukur dari jumlah likes, views, atau komentar, maka kebahagiaan menjadi sesuatu yang semu dan sangat bergantung pada opini publik digital.

Lebih dari itu, dorongan untuk mengikuti gaya hidup konsumtif juga berdampak langsung pada kestabilan keuangan. Banyak kasus di mana orang rela berutang melalui paylater, kartu kredit, atau pinjaman online demi tampil mewah di media sosial. Gaya hidup ini menjebak dalam siklus konsumsi yang tidak sehat dan jauh dari prinsip pengelolaan keuangan yang bijak (Neraca, 2023).

Generasi Muda di Persimpangan Nilai

Generasi muda Indonesia, yang saat ini menjadi pengguna utama media sosial, berada dalam persimpangan antara nilai konsumtif dan nilai produktif. Di satu sisi, mereka dibanjiri oleh konten yang mengagungkan kekayaan dan penampilan. Di sisi lain, mereka juga memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan melalui digital creativity, kewirausahaan, dan gerakan literasi finansial.

Namun tanpa pendampingan yang tepat—baik dari keluarga, sekolah, maupun masyarakat—generasi muda bisa kehilangan arah dan menjadikan konsumsi sebagai identitas utama. Fenomena ini juga memperkuat kesenjangan sosial digital, di mana keberhasilan diukur dari tampilan luar, bukan dari proses atau pencapaian yang autentik (Wulandari, 2023).

Peran Edukasi dan Literasi Digital

Salah satu langkah penting untuk menghadapi tren ini adalah meningkatkan literasi digital dan literasi keuangan di kalangan masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa. Literasi digital tidak hanya mengajarkan cara menggunakan teknologi, tetapi juga cara menyikapi informasi, memahami realitas media sosial, serta mengembangkan daya kritis terhadap konten konsumtif.

Sementara itu, literasi keuangan membantu anak muda memahami pentingnya menabung, berinvestasi, dan membedakan kebutuhan dari keinginan. Edukasi ini perlu dimasukkan ke dalam kurikulum formal maupun disebarluaskan melalui platform digital agar menjangkau generasi yang hidup di dunia maya.

Menuju Gaya Hidup yang Lebih Sehat dan Otentik

Media sosial seharusnya menjadi tempat berbagi inspirasi dan kreativitas, bukan ajang kompetisi konsumsi. Sudah saatnya kita membangun budaya digital yang lebih sehat, yang menghargai keaslian, proses, dan nilai-nilai sederhana. Mengangkat kisah perjuangan, kerja keras, atau kreativitas jauh lebih berdampak dibanding sekadar unjuk kemewahan.

Kesimpulan

Baca Juga

Aurora, Model Remaja Berusia 14 Tahun Bersinar di Indonesia Fashion Runway Museum Mandiri

Aurora, Model Remaja 14 Tahun Bersinar di Indonesia Fashion Runway

2 January 2026
Miss Deiby saat jadi trainer Public Speaking dalam ajang Indonesia's Girl

Sosok inspiratif Deiby Shinta Anggia: Seni Komunikasi yang Mengubah Hidup Banyak Orang

1 January 2026
Puteri Anak dan Remaja Banten

Telah Dibuka Pendaftaran Ajang Puteri Anak dan Remaja Banten 2026 Buruan Daftar!

1 December 2025
Deeandra Al Naila Nugroho Puteri Remaja Indonesia Intelegensia 2025

Deeandra Al Naila Nugroho Terpilih sebagai Puteri Remaja Indonesia Intelegensia 2025

19 November 2025

Fenomena flexing dan gaya hidup konsumtif adalah cermin dari nilai-nilai yang sedang diuji di era digital. Generasi muda perlu dibekali dengan kesadaran, literasi, dan kekuatan untuk tidak terjebak dalam citra palsu yang dibentuk oleh media sosial. Karena sejatinya, nilai seseorang tidak ditentukan dari apa yang ditampilkan di layar, tetapi dari integritas, usaha, dan kontribusi nyata dalam kehidupan.

Banner Publikasi Press Release Gratis

Penulis: Enjelin Amanda Dewi

Sumber gambar: istockphoto.com

Share346Tweet216Share61Pin78SendShare
Leaderboard Satu Rumah
Previous Post

Alumni Pesantren Bicara Pendidikan Tinggi dan Kemajuan Bangsa dalam Dialog Nasional

Next Post

AGIS Kindergarten dan Orang Tua Bersinergi: Membangun Fondasi Emas Pendidikan Usia Dini

Enjelin Amanda Dewi

Enjelin Amanda Dewi

Related Posts

Aurora, Model Remaja Berusia 14 Tahun Bersinar di Indonesia Fashion Runway Museum Mandiri

Aurora, Model Remaja 14 Tahun Bersinar di Indonesia Fashion Runway

2 January 2026
Miss Deiby saat jadi trainer Public Speaking dalam ajang Indonesia's Girl

Sosok inspiratif Deiby Shinta Anggia: Seni Komunikasi yang Mengubah Hidup Banyak Orang

1 January 2026
Puteri Anak dan Remaja Banten

Telah Dibuka Pendaftaran Ajang Puteri Anak dan Remaja Banten 2026 Buruan Daftar!

1 December 2025
Deeandra Al Naila Nugroho Puteri Remaja Indonesia Intelegensia 2025

Deeandra Al Naila Nugroho Terpilih sebagai Puteri Remaja Indonesia Intelegensia 2025

19 November 2025
Next Post
IMG 20250719 WA0016

AGIS Kindergarten dan Orang Tua Bersinergi: Membangun Fondasi Emas Pendidikan Usia Dini

WhatsApp Image 2025 07 19 at 11.26.21 1

Rapat Pembahasan Tindak Lanjut Permohonan HPL PT. INALUM

WhatsApp Image 2025 07 19 at 11.26.21

Sebagai Hulu dari Layanan Pertanahan, Menteri Nusron Ingin IPPAT Ikut Berperan dalam Transformasi Layanan Pertanahan

WhatsApp Image 2025 07 19 at 11.26.20

Hadapi Tiga Tantangan, Menteri Nusron Sampaikan Soal Penguatan Sistem dan SDM di Hadapan Jajaran Kanwil BPN Provinsi Sulut

1000200128

Dari SMA Swasta Jadi Gubernur, Andra Soni Bukti Sekolah Bukan Penentu Masa Depan

Please login to join discussion
Square Media Wanita

Berita Utama

WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1
Berita Utama

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

by Redaksi Lapas Bandanaira
23 January 2026
0

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif....

Read moreDetails
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026
PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

29 December 2025
Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

9 December 2025
Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

7 December 2025
Rumah Prabu Half Page

Berita Terkait

Lurah Bone Badariah, S.Sos., M.M., bersama Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Pangkep Ahmad, unsur Babinsa, penyuluh perikanan, serta tokoh masyarakat setempat, turut memberikan pakan ikan budidaya.

Dorong Ekonomi Tambak, Pokdakan Maju Bersama Terbentuk

28 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 27 at 19.11.02 1

Tak Asal Bebas, Bapas Bengkulu Pastikan Klien Pemasyarakatan Siap dan Terawasi

27 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 27 at 09.23.38 1

Lewat Sidang TPP, Bapas Bengkulu Pastikan Klien Pemasyarakatan Aman dan Siap Kembali ke Masyarakat

27 January 2026
WhatsApp Image 2026 01 27 at 10.24.05

Pengawasan Klien Dewasa Diperketat, Bapas Bengkulu Jamin Keamanan Masyarakat

27 January 2026
Desain tanpa judul 4 1

KUHP Baru Dorong Keadilan Lebih Humanis, Bapas Bengkulu Tingkatkan Kesiapan SDM

27 January 2026
IMG 20260121 WA0054 1 1140x1520 1

Warung Makan Pakde Raing Karangbinangun: Sajian Masakan Emak yang Bikin Kangen, Wajib Dicoba!

27 January 2026
Pelataran

Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Pelataran.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@pelataran.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Pemberitahuan!

Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Iklan Guest Post
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita