GROGOL SUKOHARJO – Dinamika organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama di Kecamatan Grogol memasuki babak baru. Syukur Candra Setiawan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Grogol untuk masa khidmat 2025–2028. Keputusan ini diambil dalam sidang pleno Konferensi Anak Cabang (Konferancab) VII yang digelar di Pendopo Balai Desa Langenharjo, Minggu (7/12/2025).
Suasana haru dan khidmat mewarnai puncak acara Konferancab VII. Prosesi regenerasi kepemimpinan ini ditandai dengan momen simbolis penyerahan Pataka Panji Kebesaran Gerakan Pemuda Ansor. Rosidi, yang hadir mewakili Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah, menyerahkan bendera pusaka organisasi tersebut secara langsung kepada Syukur Candra Setiawan sebagai ketua terpilih.
Dalam pesannya usai menyerahkan panji, Rosidi menekankan bahwa bendera tersebut bukan sekadar kain, melainkan simbol tanggung jawab ideologis.
“Penyerahan panji ini adalah simbol mandat organisasi. Mulai detik ini, di pundak Syukur Candra Setiawan dan jajarannya, kami titipkan marwah Ansor Jawa Tengah di wilayah Grogol. Kibarkan panji ini setinggi-tingginya melalui program kerja yang nyata dan kebermanfaatan bagi masyarakat luas,” tegas Rosidi di hadapan ratusan kader yang hadir.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Sukoharjo, Dahwan Asqolani, menilai Konferancab VII di Grogol ini telah berjalan sesuai koridor konstitusi organisasi dan mencerminkan kedewasaan berdemokrasi para kader.
“Grogol adalah barometer penting bagi Ansor Sukoharjo. Saya melihat semangat persatuan yang luar biasa hari ini. Tantangan ke depan tidak ringan, namun dengan nakhoda baru, saya optimis Ansor Grogol akan semakin progresif. Kunci utamanya adalah satu komando dan disiplin organisasi,” ujar Dahwan.
Dukungan moral bagi kepengurusan baru juga mengalir dari induk organisasi. Sekretaris MWC NU Kecamatan Grogol, Eko Yuniardi, mengingatkan agar Ansor tetap setia pada garis perjuangan para kiai. “Sebagai anak kandung NU, Ansor tidak boleh lepas dari bimbingan ulama. Sinergi dengan MWC NU harus terus diperkuat, terutama dalam membentengi umat dari paham-paham yang merongrong NKRI,” pesan Eko.
Di sisi lain, Ketua PAC GP Ansor Grogol periode 2023-2025, Fadhel Moubharok, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader yang telah membersamainya selama dua tahun terakhir. Ia meyakini estafet ini jatuh ke tangan yang tepat.
“Setiap masa ada orangnya, dan setiap orang ada masanya. Saya bangga bisa membersamai sahabat-sahabat semua. Kepada Ketua terpilih, saya titipkan rumah besar ini. Lanjutkan hal-hal baik yang sudah kita rintis, dan beranilah melakukan terobosan baru yang belum sempat kami kerjakan,” ucap Fadhel dengan lugas.
Menanggapi amanah besar yang diembannya, Syukur Candra Setiawan dalam pidato perdananya menegaskan kesiapannya untuk membawa Ansor Grogol bertransformasi.
“Menerima panji Ansor ini artinya saya mewakafkan diri saya untuk organisasi. Sesuai tema kita, ‘Mengabdi Tanpa Henti, Berinovasi Untuk Negeri’, fokus kepengurusan 2025-2028 adalah modernisasi organisasi. Kita akan garap serius sektor digital dan pemberdayaan ekonomi kader, agar Ansor Grogol tidak hanya kuat secara jumlah, tapi juga berdaya secara kualitas,” pungkas Syukur disambut tepuk tangan peserta konferensi.
Acara Konferancab VII ini diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah, menandai soliditas kader Ansor Banser Grogol menyongsong masa depan.


























