Bengkulu – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bengkulu mencatat langkah strategis dalam peningkatan pelayanan pembimbingan kemasyarakatan melalui penggunaan perdana mobil dinas khusus Pembimbing Kemasyarakatan (PK). Penyediaan sarana operasional ini menjadi bentuk nyata dukungan negara dalam memastikan layanan pemasyarakatan kepada masyarakat berjalan lebih efektif, efisien, dan profesional.
Penggunaan perdana mobil dinas khusus PK tersebut dilaksanakan pada awal Februari 2026. Dalam kegiatan ini, tiga Pembimbing Kemasyarakatan Muda, yakni Fitri Meyenonita, Ewi Marni, dan Elberty Nisicia, menjadi petugas pertama yang melaksanakan tugas lapangan dengan menggunakan fasilitas dinas tersebut.
Mobil dinas khusus PK dimanfaatkan untuk menunjang berbagai kegiatan pembimbingan kemasyarakatan, mulai dari pendampingan klien pemasyarakatan, pelaksanaan penelitian kemasyarakatan (Litmas), koordinasi dengan aparat penegak hukum, hingga pemantauan langsung kondisi sosial klien di lingkungan tempat tinggalnya. Seluruh biaya operasional, termasuk bahan bakar kendaraan, ditanggung oleh negara sebagai bagian dari optimalisasi tugas pembimbingan.
Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Bengkulu, Yusep Antonius, menyampaikan bahwa penggunaan mobil dinas khusus PK merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, ketersediaan sarana operasional yang memadai akan berdampak langsung pada kecepatan, ketepatan, dan jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
“Mobil dinas khusus ini disiapkan agar Pembimbing Kemasyarakatan dapat bekerja lebih optimal di lapangan tanpa terkendala sarana transportasi. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan secara lebih cepat, aman, dan akuntabel,” ujar Yusep Antonius.
Ia menambahkan bahwa kebijakan pembiayaan operasional oleh negara juga bertujuan untuk mendorong efisiensi anggaran serta memastikan transparansi dalam penggunaan fasilitas dinas. Selain itu, dukungan ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan profesionalisme petugas dalam melaksanakan tugas pembimbingan dan pengawasan klien pemasyarakatan.
Para Pembimbing Kemasyarakatan yang menggunakan mobil dinas secara perdana menyambut baik kebijakan tersebut. Mereka menilai fasilitas ini sangat membantu mobilitas petugas, terutama dalam menjangkau wilayah kerja yang luas dan membutuhkan intensitas kunjungan lapangan yang tinggi.
Melalui penggunaan perdana mobil dinas khusus PK ini, Balai Pemasyarakatan Kelas I Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu mendukung proses pembimbingan dan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan secara lebih optimal dan berkelanjutan.(IH)




















