Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur melaksanakan kegiatan pembinaan jasmani berupa senam pagi bersama bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di lapangan blok tahanan, Rabu (21/1).
Kegiatan senam pagi tersebut diikuti oleh WBP dengan penuh antusias dan didampingi oleh petugas pemasyarakatan. Pembinaan jasmani ini menjadi agenda rutin sebagai upaya menjaga kesehatan fisik sekaligus meningkatkan semangat dan kedisiplinan WBP selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
Kalapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa pembinaan jasmani merupakan bagian penting dari proses pembinaan kepribadian dan rehabilitasi sosial bagi WBP. Melalui kegiatan positif seperti senam pagi, diharapkan WBP memiliki pola hidup sehat dan sikap mental yang lebih baik. “Pembinaan jasmani ini tidak hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga sebagai sarana membangun kebersamaan, disiplin, serta kesiapan WBP untuk kembali dan beradaptasi dengan masyarakat,” ujar Rudi Kristiawan.
Lebih lanjut, Rudi Kristiawan menegaskan bahwa Lapas Mojokerto berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang menyeluruh, baik fisik, mental, maupun sosial, sebagai bekal WBP setelah selesai menjalani pidana. Kegiatan ini juga sejalan dengan tujuan pemasyarakatan untuk membentuk pribadi WBP yang lebih baik dan bertanggung jawab.
Salah satu WBP berinisial D mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan senam pagi yang rutin dilaksanakan. Menurutnya, kegiatan tersebut membuat WBP merasa lebih sehat dan termotivasi dalam menjalani pembinaan. “Dengan adanya senam pagi, kami merasa lebih segar dan semangat. Ini sangat membantu kami untuk tetap berpikir positif dan memperbaiki diri selama di lapas,” tutur WBP D.
Melalui pembinaan jasmani yang berkelanjutan, Lapas Mojokerto Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur berharap WBP dapat menjalani masa pidana dengan lebih produktif serta mampu meningkatkan kualitas diri sebagai bagian dari proses rehabilitasi sosial menuju reintegrasi ke masyarakat.

























