Bengkulu — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, menghadiri Seminar Implementasi Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan V Tahun 2025 yang digelar di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bengkulu, Selasa (09/12/2025).
Pada kesempatan ini, dua pejabat Lapas Kelas IIA Bengkulu—Kasubbag Tata Usaha, Best Victor Fasharoza, dan Kasubsi Sarana Kerja, Jimmy Andreas—menjadi peserta yang memaparkan rancangan Aksi Perubahan sebagai bagian dari kewajiban pelatihan PKP.
Kegiatan seminar tersebut berlangsung sejak pagi dan dihadiri para mentor peserta PKP termasuk Kalapas Bengkulu, yang hadir memberikan dukungan langsung serta masukan strategis demi penyempurnaan aksi perubahan yang akan diimplementasikan di lingkungan Lapas Bengkulu.
Kalapas Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas komitmen jajarannya dalam mengikuti program pengembangan kompetensi kepemimpinan.
“Aksi perubahan yang dirancang ini bukan hanya memenuhi kewajiban pelatihan, tetapi menjadi langkah nyata untuk meningkatkan tata kelola dan pelayanan di Lapas Bengkulu. Saya berharap gagasan-gagasan yang dipaparkan hari ini dapat benar-benar direalisasikan dan membawa dampak positif bagi organisasi,” ujarnya.
Seminar berlangsung produktif dengan sesi tanya jawab, evaluasi, dan penyampaian rekomendasi dari para mentor serta tim penilai BPSDM Provinsi Bengkulu. Aksi perubahan dari kedua pejabat Lapas Bengkulu mendapat apresiasi karena dinilai relevan dan mendukung peningkatan kinerja layanan pemasyarakatan.
Kegiatan ditutup dengan penegasan komitmen bersama untuk melanjutkan proses implementasi aksi perubahan hingga pada tahap monitoring dan evaluasi sesuai standar pelatihan PKP Tahun 2025.

























