Bengkulu – Kabar menggembirakan bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Provinsi Bengkulu. Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bengkulu menunjukkan komitmen penuh dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H Tahun 2026 dengan turut serta dalam Apel Siaga Pengamanan yang digelar pada Kamis, 12 Februari 2026, pukul 08.00 WIB di Lapas Kelas IIA Bengkulu.
Apel Siaga tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, Haposan Silalahi, dan diikuti seluruh UPT Pemasyarakatan se-Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini juga melibatkan unsur TNI, Polri, serta Dinas Pemadam Kebakaran sebagai bentuk penguatan sinergi lintas instansi dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan keadaan darurat.
Dalam amanatnya, Haposan Silalahi menegaskan bahwa Apel Siaga merupakan pernyataan kesiapan seluruh jajaran untuk tetap disiplin, profesional, dan bertanggung jawab selama bulan Ramadhan. Ia menekankan bahwa ibadah puasa bukan alasan untuk mengurangi kewaspadaan. Seluruh petugas diminta tetap menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) dengan integritas tinggi serta menjaga nama baik institusi.
Sementara itu, Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Yusep Antonius, hadir bersama 15 pegawai sebagai wujud komitmen memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi. Ia menegaskan bahwa peran Bapas tidak hanya sebatas pembimbingan, tetapi juga memastikan pengawasan klien pemasyarakatan berjalan optimal selama Ramadhan.
“Momentum Ramadhan adalah waktu untuk meningkatkan kualitas diri dan pelayanan. Bapas Bengkulu siap memastikan pembimbingan dan pengawasan klien tetap berjalan tertib dan profesional, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman,” ujar Yusep Antonius.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Pemasyarakatan, TNI, Polri, dan Damkar menjadi kekuatan besar dalam menciptakan situasi yang kondusif. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses pembinaan dan pengawasan klien pemasyarakatan berjalan lancar tanpa mengganggu stabilitas keamanan. Ini bagian dari komitmen kami menjaga kepercayaan publik,” tambahnya.
Apel siaga ini menjadi simbol soliditas dan kesiapan jajaran Pemasyarakatan Bengkulu dalam menghadapi dinamika selama Ramadhan dan Idul Fitri. Dengan koordinasi yang kuat dan pengawasan yang maksimal, masyarakat diharapkan dapat menjalani bulan suci dengan tenang, aman, dan penuh keberkahan.
Langkah ini menegaskan bahwa negara hadir melalui jajaran Pemasyarakatan untuk memberikan rasa aman dan perlindungan nyata bagi masyarakat Indonesia.(IH)






















