Bengkulu — Menutup penghujung tahun 2025, Kalapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, memimpin apel pagi akhir tahun yang digelar di Lapangan Tenis Lapas Bengkulu pada Senin (29/12). Dalam agenda ini, dirinya menegaskan kembali komitmen peningkatan keamanan sebagai prioritas utama di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam amanatnya, Kalapas menekankan pentingnya kedisiplinan dalam setiap lini pengamanan, termasuk pemeriksaan secara ketat terhadap siapa pun yang keluar dan masuk area Lapas. “Tingkatkan kewaspadaan, lakukan penggeledahan tanpa kompromi, siapa pun yang keluar masuk harus dilakukan pemeriksaan yang sesuai SOP. Keamanan adalah harga mati,” tegas Julianto.
Selain aspek keamanan, Kalapas turut mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga kekompakan, soliditas, dan rasa memiliki terhadap Lapas Bengkulu. Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan menjadi fondasi dalam mewujudkan Lapas Bengkulu yang elok nian — lingkungan pemasyarakatan yang tertib, humanis, dan berintegritas.
“Kita jadikan Lapas Bengkulu ini sebagai barometer Pemasyarakatan untuk wilayah Bengkulu. Bahkan kalau bisa, mari bersama-sama kita bawa menjadi barometer di wilayah Sumatera,” ujarnya disambut semangat para pegawai.
Apel pagi akhir tahun ini bukan hanya penutup agenda rutinitas, tetapi menjadi momen penguatan kembali komitmen bersama untuk menyongsong tahun yang lebih baik, aman, dan penuh prestasi bagi Lapas Kelas IIA Bengkulu.
























