Mojokerto – Suasana penuh semangat dan keceriaan tampak memenuhi Aula Utama Lapas Kelas IIB Mojokerto dalam gelaran lomba karaoke bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Jumat (17/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026.
Lomba karaoke ini diikuti oleh puluhan WBP yang menunjukkan bakat dan keberanian mereka dalam bernyanyi di hadapan para petugas serta sesama warga binaan. Berbagai genre lagu dibawakan dengan penuh penghayatan, mulai dari pop, dangdut hingga lagu religi, menciptakan suasana hiburan yang hangat dan penuh kebersamaan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga sebagai sarana pembinaan mental dan kepercayaan diri bagi para WBP. Melalui kegiatan positif seperti ini, diharapkan para warga binaan dapat menyalurkan energi dan emosi secara konstruktif selama menjalani masa pidana.
Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, dalam keterangannya menyampaikan bahwa lomba karaoke ini merupakan bentuk pembinaan kepribadian yang dikemas secara humanis dan menyenangkan. “Kegiatan ini menjadi wadah bagi WBP untuk mengekspresikan diri, meningkatkan rasa percaya diri, serta mempererat kebersamaan di dalam lapas,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan bukan hanya sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan. “Kami ingin menghadirkan suasana yang positif, sehingga WBP dapat menjalani pembinaan dengan lebih semangat dan optimis menyongsong masa depan,” tambahnya.
Para peserta lomba terlihat antusias mengikuti setiap tahapan penilaian yang dilakukan oleh dewan juri. Sorak sorai dukungan dari rekan-rekan sesama WBP turut menambah semarak suasana, menjadikan kegiatan ini sebagai hiburan yang dinantikan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Mojokerto berharap dapat terus menciptakan lingkungan pembinaan yang kondusif, serta memberikan ruang bagi warga binaan untuk berkembang secara positif, sejalan dengan semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 yang mengedepankan perubahan menuju pemasyarakatan yang lebih baik.





















