Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Banner Publikasi Press Release Gratis
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Nasional

Tiga Bulan Dilanda Banjir, Warga Bengawan Jero Lamongan Desak Solusi Nyata dari Pemerintah

Mayang Kara by Mayang Kara
8 March 2026
in Nasional
A A
0
Oplus_131072

Oplus_131072

855
SHARES
1.2k
VIEWS

Pelataran.com//Penderitaan ribuan warga di kawasan Bengawan Jero, Kabupaten Lamongan, belum juga menunjukkan tanda-tanda berakhir meski kalender telah memasuki bulan Maret 2026. Genangan banjir yang merendam permukiman warga, lahan pertanian, hingga area tambak tercatat sudah berlangsung lebih dari 90 hari atau sekitar tiga bulan. Hingga kini, air yang menggenangi kawasan tersebut belum surut sepenuhnya dan masih menjadi persoalan serius bagi masyarakat setempat.

Situasi ini memunculkan rasa kecewa sekaligus keputusasaan di tengah warga yang merasa penanganan yang dilakukan selama ini belum menyentuh akar permasalahan. Banyak warga menilai berbagai bantuan yang diberikan masih bersifat sementara dan belum mampu memberikan solusi permanen terhadap persoalan banjir yang hampir setiap tahun terjadi di wilayah tersebut.

Beberapa wilayah di kawasan Bengawan Jero diketahui masih tergenang cukup tinggi. Kondisi paling parah terjadi di lima kecamatan, yakni Kalitengah, Karangbinangun, Turi, Glagah, dan Deket. Di wilayah-wilayah ini, aktivitas masyarakat nyaris lumpuh. Banyak jalan desa berubah menjadi jalur air, sementara akses transportasi darat tidak lagi bisa digunakan secara normal.

Dampak banjir tidak hanya dirasakan pada sektor ekonomi, tetapi juga menyentuh kehidupan sosial masyarakat. Kegiatan belajar mengajar ikut terganggu karena anak-anak harus melewati genangan air setiap hari untuk berangkat ke sekolah. Sebagian dari mereka bahkan terpaksa menggunakan perahu kecil untuk menyeberangi jalan yang terendam banjir.

Hal serupa juga dialami warga yang ingin beraktivitas mencari nafkah atau mengakses layanan kesehatan. Dalam kondisi darurat seperti ini, mobilitas masyarakat menjadi sangat terbatas karena genangan air yang cukup dalam di berbagai titik.

Salah satu faktor yang disebut-sebut menjadi penyebab utama banjir tak kunjung surut adalah kondisi Sluis atau Pintu Air Kuro yang hingga kini belum dapat dibuka secara maksimal. Pintu air ini seharusnya menjadi jalur utama pembuangan air dari kawasan Bengawan Jero menuju Sungai Bengawan Solo.

Namun kenyataannya, aliran air justru tertahan karena ketinggian permukaan air di Bengawan Solo lebih tinggi dibandingkan dengan air di Kali Blawi yang menjadi jalur pembuangan dari wilayah Bengawan Jero. Kondisi ini membuat pintu air tidak dapat difungsikan secara optimal.

“Pintu air belum bisa dibuka maksimal karena posisi air di Bengawan Solo lebih tinggi daripada di Kali Blawi. Kalau dipaksakan dibuka, air justru akan kembali masuk ke wilayah kami,” ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.

Akibat kondisi tersebut, kawasan Bengawan Jero seolah berubah menjadi kolam raksasa yang menampung air hujan serta limpasan dari berbagai saluran sungai di sekitarnya. Tanpa sistem pembuangan yang lancar, air terus bertahan di wilayah permukiman warga selama berbulan-bulan.

Di tengah situasi sulit itu, warga mulai merasa jenuh dengan bantuan logistik yang terus diberikan pemerintah, seperti beras dan mi instan. Meski bantuan tersebut tetap dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, masyarakat menilai hal tersebut bukan solusi utama dari masalah yang mereka hadapi.

Baca Juga

siswa mbg

SPPG Pastikan Layanan Makan Bergizi Gratis Tetap Optimal Selama Ramadan

8 March 2026
WhatsApp Image 2026 03 08 at 11.15.25

Pembinaan Rohani Kristiani Jadi Momen Warga Binaan Lapas Mojokerto Menguatkan Iman dan Harapan Baru

8 March 2026
WhatsApp Image 2026 03 08 at 07.48.49

Kultum Tarawih Warnai Ibadah Ramadhan Warga Binaan Lapas Mojokerto

8 March 2026
WhatsApp Image 2026 02 26 at 12.20.19 1

Perkuat Koordinasi Pembangunan, Kantah Lhokseumawe Hadiri Rapat Pembahasan Jalan Lingkar Bersama Pemko

8 March 2026
Leaderboard Satu Rumah

IMG 20260307 150059

“Kami tidak butuh mi instan terus-menerus. Kami butuh air ini hilang. Tambak kami hancur, sawah gagal panen, anak-anak sekolah harus naik perahu setiap hari. Sudah tiga bulan kami hidup di atas air,” keluh seorang warga di Kecamatan Kalitengah.

Kerugian ekonomi yang dialami masyarakat juga tidak sedikit. Para petani tambak dan petani padi menjadi kelompok yang paling terdampak karena lahan mereka terendam air terlalu lama. Banyak hasil panen yang gagal total, sehingga kerugian yang ditanggung warga diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lamongan menyatakan telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi genangan air di wilayah tersebut. Salah satunya dengan mengoperasikan hingga 15 unit pompa air yang ditempatkan di beberapa titik strategis.

Pompa-pompa tersebut difungsikan untuk mempercepat proses pembuangan air dari kawasan permukiman menuju saluran pembuangan utama. Meski demikian, upaya tersebut belum mampu memberikan dampak signifikan karena kondisi air di Bengawan Solo masih menjadi faktor penentu utama.

Selain upaya teknis di lapangan, pemerintah daerah juga telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak di tingkat pusat. Bupati Lamongan bersama instansi terkait telah berkomunikasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana serta kementerian terkait untuk membahas langkah penanganan jangka panjang.

Salah satu rencana yang diusulkan adalah pembangunan Waduk Karangnongko serta program normalisasi sungai secara menyeluruh. Program tersebut diharapkan mampu mengendalikan debit air serta mengurangi risiko banjir yang kerap melanda kawasan Bengawan Jero setiap musim hujan.

Di sisi lain, tokoh masyarakat setempat, H. Heri, berharap pemerintah provinsi dan instansi teknis yang berwenang segera mengambil langkah nyata. Ia menilai persoalan banjir tidak bisa diselesaikan hanya dengan penanganan sementara, melainkan memerlukan pembenahan infrastruktur sungai secara serius.

Menurutnya, kondisi sungai di wilayah tersebut saat ini sudah mengalami pendangkalan yang cukup parah. Selain itu, banyaknya tanaman eceng gondok yang tumbuh liar juga turut memperlambat aliran air sehingga memperburuk kondisi banjir.

“Normalisasi sungai harus segera dilakukan. Pendangkalan sudah sangat parah, ditambah eceng gondok yang menutup aliran air. Kalau tidak ada pengerukan dan perbaikan pintu air, banjir ini akan terus berulang setiap tahun,” tegasnya.

Harapan masyarakat Bengawan Jero kini tertuju pada langkah konkret pemerintah dalam menghadirkan solusi permanen. Mereka berharap penanganan banjir tidak lagi berhenti pada pemberian bantuan darurat, tetapi benar-benar menyentuh perbaikan sistem pengendalian banjir secara menyeluruh.

Tanpa upaya besar dalam normalisasi sungai, perbaikan pintu air, serta pembangunan infrastruktur pengendali banjir yang memadai, warga khawatir kawasan Bengawan Jero akan terus menjadi wilayah yang rentan terhadap banjir berkepanjangan setiap kali musim penghujan tiba. Bagi masyarakat setempat, harapan terbesar saat ini bukan lagi sekadar bantuan logistik, melainkan kepastian bahwa banjir yang mereka alami selama berbulan-bulan tidak akan terus terulang di masa mendatang.

Tags: BanjirBengawan JeroLamongan
Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
Kirim Berita Media Wanita
Previous Post

Pisang: Buah Andalan di Lapangan

Next Post

Pokdakan Maju Bersama Merah Putih Segeri Nikmati Panen Perdana Nila Berton-ton

Mayang Kara

Mayang Kara

Wartawan senior - Investigasi

Related Posts

siswa mbg

SPPG Pastikan Layanan Makan Bergizi Gratis Tetap Optimal Selama Ramadan

8 March 2026
WhatsApp Image 2026 03 08 at 11.15.25

Pembinaan Rohani Kristiani Jadi Momen Warga Binaan Lapas Mojokerto Menguatkan Iman dan Harapan Baru

8 March 2026
WhatsApp Image 2026 03 08 at 07.48.49

Kultum Tarawih Warnai Ibadah Ramadhan Warga Binaan Lapas Mojokerto

8 March 2026
WhatsApp Image 2026 02 26 at 12.20.19 1

Perkuat Koordinasi Pembangunan, Kantah Lhokseumawe Hadiri Rapat Pembahasan Jalan Lingkar Bersama Pemko

8 March 2026
Next Post
Pokdakan Maju Bersama Merah Putih Segeri Panen Perdana Ikan Nila Berton-ton

Pokdakan Maju Bersama Merah Putih Segeri Nikmati Panen Perdana Nila Berton-ton

WhatsApp Image 2026 03 07 at 20.40.21

LPP Bengkulu Menggelar Tarawih Sekaligus Tadarus Malam Ke-18 Ramadhan

Akses Jalan Menuju Wisata Batu Malloppie Barru Dibenahi, Warga Turunkan Alat Berat

Akses Jalan Menuju Wisata Batu Malloppie Barru Dibenahi, Warga Turunkan Alat Berat

WhatsApp Image 2026 02 26 at 12.20.19 1

Perkuat Koordinasi Pembangunan, Kantah Lhokseumawe Hadiri Rapat Pembahasan Jalan Lingkar Bersama Pemko

Oplus_0

Andik Cokel, Pemancing Profesional Uji Kesabaran di Bengawan Jero, Berhasil Dapat Udang Conggah dan Beragam Ikan Sungai

Please login to join discussion
Square Media Wanita

Berita Utama

WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1
Berita Utama

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

by Redaksi Lapas Bandanaira
23 January 2026
0

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif....

Read moreDetails
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026
PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

29 December 2025
Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

9 December 2025
Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

7 December 2025
Rumah Prabu Half Page

Berita Terkait

FotoJet 2

Integrasi Eks OPM ke NKRI Tuai Apresiasi Akademisi, Dinilai Perkuat Stabilitas Papua

8 March 2026
siswa mbg

SPPG Pastikan Layanan Makan Bergizi Gratis Tetap Optimal Selama Ramadan

8 March 2026
WhatsApp Image 2026 03 08 at 11.15.25

Pembinaan Rohani Kristiani Jadi Momen Warga Binaan Lapas Mojokerto Menguatkan Iman dan Harapan Baru

8 March 2026
WhatsApp Image 2026 03 08 at 07.48.49

Kultum Tarawih Warnai Ibadah Ramadhan Warga Binaan Lapas Mojokerto

8 March 2026
IMG 1372 1

FSLDK Priangan Timur Desak Pemerintah Indonesia Mundur dari Board of Peace

8 March 2026
Oplus_0

Andik Cokel, Pemancing Profesional Uji Kesabaran di Bengawan Jero, Berhasil Dapat Udang Conggah dan Beragam Ikan Sungai

8 March 2026
Pelataran

Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Pelataran.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@pelataran.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Pemberitahuan!

Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Iklan MC DSA Square
  • Privacy Policy
  • Panduan Komunitas Pelataran
  • Syarat dan Ketentuan Pelataran
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita