Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu kembali melaksanakan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah pada malam ke-15 bulan suci Ramadhan, Rabu (04/03), bertempat di Gedung Serba Guna (GSG). Kegiatan ini diikuti warga binaan dengan tertib dan penuh kekhusyukan sebagai bagian dari pembinaan keagamaan yang secara konsisten dilaksanakan selama bulan Ramadhan.
Pelaksanaan Shalat Tarawih dipimpin oleh ustadz dari Ikatan Dai Indonesia (IKADI). Setelah shalat Tarawih, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an yang berlangsung dalam suasana tenang dan khidmat.
Dalam kultum yang disampaikan, ustadz mengingatkan tentang keutamaan zikir dan doa sebagai amalan yang ringan di lisan namun besar nilainya di sisi Allah SWT. Zikir disebut sebagai penenang hati dan penguat jiwa, terutama dalam menjalani proses kehidupan yang penuh ujian. Sementara doa menjadi wujud ketergantungan dan harapan seorang hamba kepada Sang Pencipta, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh keberkahan dan waktu-waktu mustajab. Warga binaan diajak untuk senantiasa memperbanyak istighfar, tasbih, tahmid, dan doa agar hati semakin lapang serta tumbuh semangat untuk memperbaiki diri.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu menyampaikan bahwa kegiatan Tarawih berjamaah ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan membentuk karakter warga binaan agar semakin religius, disiplin, dan bertanggung jawab. Momentum Ramadhan dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkuat keimanan serta menumbuhkan komitmen perubahan ke arah yang lebih baik.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif di bawah pengawasan petugas. LPP Bengkulu terus berkomitmen menghadirkan suasana Ramadhan yang khusyuk dan mendukung proses pembinaan berkelanjutan bagi warga binaan.





















