Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto melaksanakan kegiatan pengecekan gembok dan sarana pengamanan sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. Kegiatan ini dilakukan secara menyeluruh pada blok hunian serta titik-titik rawan lainnya di dalam lapas, Jumat (27/2).
Pengecekan tersebut diikuti oleh staf KPLP, staf Kamtib, serta petugas regu jaga yang sedang bertugas. Seluruh petugas bergerak bersama melakukan pemeriksaan fisik terhadap kondisi gembok, pintu teralis, hingga kunci pengamanan untuk memastikan semuanya dalam kondisi baik dan berfungsi sebagaimana mestinya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Mojokerto dalam menjaga stabilitas keamanan serta meminimalisir potensi gangguan. Pemeriksaan dilakukan secara detail, mulai dari kekuatan penguncian hingga kelayakan penggunaan gembok yang ada di setiap kamar hunian warga binaan.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa pengecekan rutin merupakan langkah penting dalam sistem pengamanan lapas.
“Pengecekan gembok ini adalah bagian dari deteksi dini. Kami tidak ingin ada celah sekecil apa pun yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Semua harus dipastikan aman dan sesuai standar,” tegas Rudi.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara jajaran KPLP, Kamtib, dan regu jaga menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap kondusif. Menurutnya, pengamanan bukan hanya tanggung jawab satu bagian, tetapi seluruh petugas harus memiliki komitmen yang sama.
Dengan dilaksanakannya pengecekan secara rutin dan menyeluruh ini, Lapas Mojokerto menunjukkan keseriusannya dalam menjaga keamanan lingkungan pemasyarakatan. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk implementasi deteksi dini guna menciptakan situasi lapas yang aman, tertib, dan kondusif.





















