Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu kembali memfasilitasi kegiatan Ibadah Bersama bagi warga binaan yang beragama Kristen, Kamis (26/2). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen dalam pemenuhan hak beribadah sekaligus bagian dari program pembinaan kepribadian berbasis kerohanian.
Ibadah berlangsung dengan tertib dan penuh penghayatan, diawali dengan puji-pujian, doa bersama, serta pembacaan dan perenungan firman Tuhan. Suasana kebersamaan yang tercipta memberikan penguatan spiritual serta motivasi bagi warga binaan dalam menjalani masa pembinaan.
Sebanyak dua warga binaan mengikuti kegiatan tersebut dengan pendampingan langsung dari Kasi Adm Kamtib, Mona Jetrika Purba, bersama jajaran pengamanan serta empat peserta magang yang turut beragama Kristen. Kehadiran petugas memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu, Suci Winarsih, menyampaikan bahwa setiap warga binaan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pembinaan sesuai keyakinannya. Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan kemandirian, tetapi juga penguatan mental dan spiritual sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu terus menghadirkan layanan pemasyarakatan yang humanis, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh warga binaan.




















