ARGA MAKMUR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur melaksanakan koordinasi pelaksanaan kerja sama Pendidikan Kesetaraan bagi Narapidana bersama SKB Kabupaten Bengkulu Utara, Rabu (11/02/2026) pukul 11.00 WIB bertempat di Ruang Kasubsi Regbimkemas Lapas Arga Makmur.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS.4.PK.05.01 tanggal 20 Januari 2026 tentang Pendidikan Kesetaraan bagi Narapidana dan Anak Pidana.
Koordinasi tersebut dihadiri oleh PLT. Kepala SKB Kabupaten Bengkulu Utara, Bapak Ki Agus beserta rombongan. Dari pihak Lapas Arga Makmur, kegiatan diwakili oleh Kasi Binadik dan Giatja, didampingi Kasubsi Regbimkemas serta jajaran petugas.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Lapas menyambut baik kunjungan dari SKB Kabupaten Bengkulu Utara sebagai bentuk sinergi dalam mendukung program pembinaan kemandirian dan peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan. Pihak SKB menyampaikan tindak lanjut proses kerja sama yang akan segera direalisasikan melalui pembukaan program Pendidikan Kesetaraan di Lapas Arga Makmur.
Disepakati bahwa kegiatan pembukaan pembelajaran akan dilaksanakan pada Kamis, 12 Februari 2026, yang direncanakan turut mengundang Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara. Setelah pembukaan, kegiatan pembelajaran akan langsung dimulai sesuai dengan tahapan yang telah disepakati bersama.
Kegiatan koordinasi berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kolaboratif. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi narapidana untuk memperoleh hak pendidikan kesetaraan sebagai bekal dalam proses reintegrasi sosial.
Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan komitmen nyata Lapas dalam mendukung program pembinaan pendidikan bagi warga binaan serta meningkatkan kualitas pembinaan yang berkelanjutan.
Dengan terlaksananya koordinasi ini, diharapkan program Pendidikan Kesetaraan di Lapas Arga Makmur dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan dalam mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.





















