9 Februari 2026 – Bengkulu — Peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan Batch 2 yang melaksanakan kegiatan magang di Rutan Kelas IIB Bengkulu menggelar penyuluhan kesehatan mengenai Human Immunodeficiency Virus (HIV) bagi warga binaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid At-Taubah dan berlangsung dengan tertib serta penuh antusiasme, pada Senin (9/2).
Penyuluhan HIV tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi peserta magang Kemenaker Batch 2 dalam mendukung program pembinaan dan pelayanan kesehatan di lingkungan Rutan Bengkulu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga binaan mengenai HIV, mulai dari pengertian dasar, cara penularan, langkah pencegahan, hingga pentingnya menjaga pola hidup sehat dan perilaku berisiko.
Dalam pelaksanaannya, peserta magang Kemenaker Batch 2 didampingi oleh petugas medis dari Klinik Pratama Rutan Bengkulu, yakni Pero Perdana. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan materi yang disampaikan sesuai dengan kaidah kesehatan, akurat, dan mudah dipahami oleh warga binaan.
Petugas medis Klinik Pratama Rutan Bengkulu memberikan penjelasan terkait pentingnya pencegahan HIV serta upaya menjaga kesehatan di lingkungan rutan. Ia juga menekankan bahwa HIV tidak menular melalui kontak sosial sehari-hari, sehingga diperlukan pemahaman yang benar agar tidak menimbulkan stigma dan kesalahpahaman di tengah warga binaan.
Selain pemaparan materi, kegiatan penyuluhan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Warga binaan diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan seputar HIV dan kesehatan secara umum. Diskusi ini berlangsung aktif dan menunjukkan tingginya minat warga binaan terhadap informasi kesehatan yang disampaikan.
Kepala Rutan Bengkulu, Tomy Yulianto, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan penyuluhan HIV tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai inisiatif positif yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
“Saya mengapresiasi peserta magang Kemenaker Batch 2 yang telah berperan aktif dalam memberikan edukasi kesehatan kepada warga binaan. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan sejalan dengan komitmen Rutan Bengkulu dalam memberikan pembinaan yang menyeluruh, termasuk di bidang kesehatan,” ujar Tomy Yulianto.
Karutan Bengkulu berharap kegiatan edukasi kesehatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan berbagai tema lainnya. Menurutnya, pembekalan pengetahuan kesehatan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan agar warga binaan memiliki kesadaran hidup sehat, baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat.






















