Pelataran, Modong, (7/2/2026) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang melaksanakan kegiatan sosialisasi pemberdayaan perempuan di Kantor Kepala Desa Modong, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, pada Rabu (4/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat mahasiswa KKN di Desa Modong yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga. Sosialisasi tersebut dihadiri oleh pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta ibu-ibu Desa Modong sebagai peserta utama kegiatan.

Dalam sosialisasi ini, disampaikan dua materi utama, yaitu “Perempuan Tangguh, Ekonomi Keluarga Tangguh” dan “Perempuan Berdaya, Remaja Bermimpi: Pengaruh Pernikahan Dini dalam Membangun Kestabilan Ekonomi.” Kedua materi tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai peran strategis perempuan dalam pengelolaan ekonomi keluarga, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya perencanaan kehidupan keluarga dan masa depan generasi muda.
Pelaksanaan kegiatan dipandu oleh Kharisma Wulandari, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang, yang berperan sebagai fasilitator diskusi. Pendekatan komunikasi humanis dan dialogis diterapkan selama sosialisasi, sehingga suasana kegiatan berlangsung tertib, komunikatif, dan partisipatif. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak berdiskusi secara terbuka dan reflektif sesuai dengan pengalaman yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Diskusi interaktif menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Para ibu Desa Modong secara aktif menyampaikan pandangan, berbagi pengalaman, serta mengajukan pertanyaan terkait pengelolaan ekonomi keluarga dan dampak pernikahan dini terhadap kestabilan ekonomi rumah tangga. Interaksi dua arah tersebut menunjukkan antusiasme peserta serta relevansi materi dengan kondisi sosial yang ada di masyarakat.
Pemerintah Desa Modong menyambut baik kegiatan sosialisasi ini dan berharap dapat menjadi pemantik bagi perempuan desa untuk semakin berdaya, mandiri, dan berperan aktif dalam memperkuat perekonomian keluarga. Melalui kegiatan ini, diharapkan pula terbangun kesadaran bersama akan pentingnya peran perempuan dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.


























