ARGA MAKMUR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur secara konsisten memperkuat kontribusinya dalam mendukung Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan. Pada Jumat (6/2), jajaran Lapas Arga Makmur melaksanakan kegiatan rutin pemeliharaan dan pemberian pakan itik petelur di lahan peternakan internal guna memastikan kualitas produksi pangan tetap terjaga.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 08:55 WIB ini dipantau langsung oleh Kasubsi Kegiatan Kerja dengan melibatkan sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang telah memenuhi syarat melalui sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Fokus utama dari agenda hari ini adalah pemberian pakan nutrisi di area kandang seluas 71 m 2, mengingat kawanan itik saat ini sedang dalam fase penumbuhan bulu setelah melewati masa molting.
Upaya ini dilakukan untuk mengembalikan produktivitas telur agar kembali maksimal dalam waktu dekat.
Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, dalam laporan resminya kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu menyatakan bahwa program peternakan ini merupakan langkah strategis dalam pembinaan kemandirian.
Selain mendukung kedaulatan pangan, kegiatan ini dirancang untuk memberikan keahlian praktis bagi warga binaan dalam sektor agribisnis. Yulian menekankan bahwa seluruh proses, mulai dari pengeluaran warga binaan hingga teknis peternakan, dilakukan dengan pengawasan ketat dan kepatuhan penuh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Pelaksanaan kegiataMelalui penguatan sektor peternakan ini, Lapas Arga Makmur membuktikan bahwa institusi pemasyarakatan mampu menjadi pusat produktivitas yang berdampak positif bagi ketahanan pangan daerah sekaligus menjadi sarana rehabilitasi yang efektif bagi para warga binaan.





















