Rambang — Banjir musiman kembali melanda Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim saat curah hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Uniknya, genangan air yang merendam area kebun sawit dan jalan desa justru menarik perhatian warga sekitar hingga menjadi wisata dadakan yang dikenal masyarakat dengan sebutan wisata “Rawang”.
Fenomena banjir yang terjadi hampir setiap musim hujan ini mengubah kawasan rendah di desa menjadi hamparan air luas menyerupai rawa. Warga, terutama anak-anak dan remaja, memanfaatkan kondisi tersebut untuk bermain air, berenang, hingga berfoto, sehingga kawasan ini ramai dikunjungi pada sore hari. Tak hanya warga setempat, wisata Rawang dadakan ini juga banyak dihadiri oleh warga dari desa di sekitar Tanjung Dalam.

Menurut warga setempat, wisata Rawang dadakan ini sudah menjadi pemandangan tahunan. Meski membawa hiburan tersendiri, banjir tetap berdampak pada aktivitas warga, terutama terganggunya akses jalan dan lahan pertanian yang terendam air.
“Kalo musim hujan memang pasti banjir, tapi warga sudah terbiasa. Anak-anak malah senang karena bisa main air,” ujar salah satu warga Desa Tanjung Dalam.
Pemerintah desa mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menjaga keselamatan, khususnya anak-anak yang bermain di area genangan air. Warga juga diingatkan untuk tidak lengah terhadap risiko kesehatan dan keselamatan, seperti arus air mendadak atau hewan berbahaya.
Fenomena wisata Rawang dadakan ini menjadi gambaran unik kehidupan masyarakat Desa Tanjung Dalam dalam menghadapi banjir musiman, sekaligus menunjukkan sisi kebersamaan dan kreativitas warga dalam menyikapi kondisi alam yang datang setiap tahunnya.






















