Bengkulu – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, memimpin apel pagi jajaran petugas, Senin (02/02), dengan sejumlah penekanan penting terkait kesiapan pengamanan menjelang Bulan Suci Ramadhan, kedisiplinan pegawai, penggunaan atribut dinas, serta komitmen bersama dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Dalam arahannya, Kalapas menegaskan bahwa memasuki bulan Ramadhan, seluruh jajaran harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, khususnya pada aspek pengamanan serta kesiapan fasilitas ibadah bagi warga binaan. Ia mengingatkan agar sarana ibadah dipastikan dalam kondisi layak, bersih, dan tertib guna mendukung pelaksanaan ibadah yang aman dan khusyuk di dalam lapas.
“Pengamanan harus tetap optimal, namun pelayanan pembinaan keagamaan juga harus kita dukung penuh. Pastikan fasilitas ibadah siap dan seluruh kegiatan berjalan tertib,” tegas Julianto di hadapan peserta apel.
Selain itu, Kalapas juga menyoroti penggunaan atribut pada baju dinas. Ia meminta seluruh pegawai mematuhi ketentuan berpakaian dinas sesuai aturan yang berlaku, sebagai wujud profesionalisme dan identitas institusi. Penampilan yang rapi dan sesuai ketentuan, menurutnya, mencerminkan sikap disiplin serta tanggung jawab sebagai aparatur negara.
Aspek kedisiplinan menjadi perhatian utama lainnya. Julianto mengingatkan pentingnya ketepatan waktu, kepatuhan terhadap tata tertib, serta konsistensi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Ia menegaskan bahwa disiplin merupakan fondasi utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
Pada kesempatan tersebut, Kalapas juga mengajak seluruh jajaran Lapas Bengkulu untuk terus memperkuat komitmen dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Ia menekankan bahwa ZI bukan sekadar target administratif, melainkan budaya kerja yang harus diwujudkan melalui integritas, transparansi, dan pelayanan yang bersih dari praktik penyimpangan.
“WBK hanya bisa kita capai jika seluruh jajaran memiliki semangat yang sama, bekerja dengan jujur, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas,” ujarnya.
Apel pagi tersebut berlangsung tertib dan khidmat, menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam menjaga keamanan, meningkatkan kedisiplinan, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas di Lapas Kelas IIA Bengkulu.





















