Pelataran, Desa Modong, (30/1/2026) – Mahasiswa KKN Reguler Angkatan 84 Kelompok 95 UIN Raden Fatah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Modong dengan mengangkat tema Peran Perempuan dalam Memperkuat Perekonomian Keluarga. Kegiatan ini difokuskan pada observasi, pendampingan, serta dokumentasi pelaku UMKM perempuan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha lokal.
Salah satu pelaku UMKM yang menjadi perhatian adalah Ibu Mardeli (47 tahun), pemilik usaha kerupuk kemplang “Dua Putri”. Usaha ini telah dirintis selama kurang lebih 26 tahun dan hingga kini tetap bertahan serta berkembang sebagai salah satu sumber penghidupan keluarga. Kerupuk kemplang diproduksi secara rutin dengan mempertahankan cita rasa tradisional yang sudah dikenal masyarakat.

Dalam proses produksinya, Ibu Mardeli dibantu oleh enam orang pegawai bagian pengolahan dan enam orang bagian pengemasan. Hal ini menunjukkan bahwa usaha kerupuk kemplang “Dua Putri” tidak hanya menopang perekonomian keluarga, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Pemasaran kerupuk kemplang dilakukan di pasar kalangan desa, wilayah Kabupaten PALI, serta desa-desa tetangga. Jangkauan pemasaran yang cukup luas ini membuktikan bahwa produk kerupuk kemplang “Dua Putri” memiliki daya saing dan diminati oleh berbagai kalangan.
Melalui kegiatan KKN, mahasiswa UIN Raden Fatah turut membantu dalam pendokumentasian serta publikasi usaha kerupuk kemplang “Dua Putri” agar semakin dikenal oleh masyarakat luas. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi pelaku UMKM perempuan untuk terus mengembangkan usahanya serta memperkuat peran perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga di Desa Modong.

























