Pelataran, Desa Modong, (30/1/2026) – Mahasiswa KKN Reguler Angkatan 84 Kelompok 95 UIN Raden Fatah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Modong dengan mengangkat tema Peran Perempuan dalam Memperkuat Perekonomian Keluarga. Kegiatan ini menitikberatkan pada pendampingan, observasi, dan dokumentasi pelaku UMKM perempuan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan usaha lokal.
Salah satu bentuk nyata peran perempuan terlihat pada usaha gula aren tradisional yang dikelola oleh Bude Ruwaida, seorang pelaku UMKM berusia sekitar 65 tahun. Usaha gula aren ini dijalankan secara mandiri dengan memanfaatkan keterampilan turun-temurun, sehingga menjadi salah satu sumber penghasilan keluarga. Bude Ruwaida memproduksi gula aren secara rutin dengan sistem tradisional yang dilakukan secara teliti.

Proses pembuatan gula aren melalui beberapa tahapan penting, mulai dari pengolahan nira, penambahan kapur sirih yang direndam untuk menggereaskan, hingga perebusan dan pengentalan gula agar menghasilkan gula aren yang berkualitas. Selain itu, beberapa bahan pendukung lain seperti kolang kaling, sapu lidi, tepung, dan sedikit minyak sayur turut digunakan untuk menjaga tekstur dan cita rasa gula aren tradisional.

Bude Ruwaida menyampaikan bahwa usaha gula aren yang dijalankannya telah menjadi sumber penghidupan keluarga selama bertahun-tahun. “Usaha ini sudah saya jalani sejak dulu sampai sekarang, Alhamdulillah hasilnya bisa membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui kegiatan KKN ini, mahasiswa UIN Raden Fatah turut membantu memperkenalkan usaha gula aren tradisional kepada masyarakat yang lebih luas serta memberikan motivasi kepada pelaku UMKM perempuan untuk terus mengembangkan usahanya. Kolaborasi antara mahasiswa KKN dan pelaku UMKM perempuan menunjukkan kontribusi positif dalam memperkuat perekonomian keluarga sekaligus mendorong keberlanjutan usaha lokal di Desa Modong.

























