Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Satu Rumah
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Nasional

Ketika Birokrasi Tak Menyentuh Rakyat: Potret Kemiskinan Struktural di Lamongan

Mayang Kara by Mayang Kara
30 January 2026
in Nasional
A A
0
IMG 20260129 WA0057
857
SHARES
1.2k
VIEWS

Pelataran.Com_Gagasan yang dilontarkan Muhammad Nursalim, pengamat politik asal Lamongan, mengenai gemuknya struktur birokrasi yang tidak sebanding dengan efektivitas kinerja patut dibaca sebagai autokritik tajam bagi pemerintahan daerah. Dengan sekitar 49 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau dinas, Lamongan semestinya menjelma menjadi lumbung kesejahteraan rakyat. Namun realitas di lapangan menunjukkan paradoks: angka kemiskinan dan pengangguran ekstrem masih menjadi persoalan serius, seolah birokrasi yang besar itu berjalan di tempat.

Jika dari puluhan dinas tersebut hanya segelintir yang bekerja optimal, maka terdapat “sumbatan” serius dalam mesin pemerintahan daerah. Situasi ini bukan sekadar soal kinerja teknis, melainkan juga menyangkut orientasi kebijakan: apakah birokrasi benar-benar hadir sebagai alat pelayanan publik, atau justru berubah menjadi beban struktural yang menguras anggaran tanpa dampak signifikan bagi masyarakat.

Urgensi Optimalisasi Dinas

 

Nursalim menyoroti ironi birokrasi: kuantitas lembaga yang besar tidak otomatis melahirkan kualitas pelayanan. Bahkan, menurutnya, optimalisasi tiga hingga empat dinas strategis saja sejatinya sudah mampu menggerakkan roda ekonomi rakyat secara signifikan, jika dikelola dengan serius dan terintegrasi.

Beberapa kerangka pemikiran yang memperkuat argumen tersebut antara lain:

Efek Domino Sektoral

Keberhasilan satu dinas akan meringankan beban dinas lainnya. Misalnya, jika Dinas Lingkungan Hidup berhasil membagikan bibit tanaman produktif dan mendampingi warga hingga panen, maka tingkat ketergantungan masyarakat terhadap bantuan sosial akan menurun, sehingga beban Dinas Sosial ikut berkurang.

Minimnya Literasi Program Publik

lamongan

Persoalan utama bukan pada ketiadaan program, melainkan lemahnya kampanye dan sosialisasi. Banyak warga tidak tahu bahwa mereka berhak mendapatkan bantuan bibit, ternak, atau pelatihan usaha. Program ada di meja dinas, tetapi tidak sampai ke halaman rumah warga.

Kesejahteraan Berbasis Rumah Tangga

Pemanfaatan aset privat seperti pekarangan rumah melalui bantuan bibit produktif atau ternak kecil merupakan bentuk pembangunan ekonomi paling dasar, murah, dan berkelanjutan. Dari sinilah ketahanan keluarga dibangun, bukan semata dari proyek besar yang jauh dari kehidupan sehari-hari rakyat.

Analisis Berdasarkan Program Pemerintah Pusat

lamongan

Apa yang dikritisi Nursalim sejatinya sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat. Ketika pusat berlari kencang melalui berbagai program pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan ekonomi hijau, dinas-dinas di daerah semestinya menjadi perpanjangan tangan yang aktif, bukan sekadar pelengkap struktur.

Baca Juga

7db084c3 ef2f 4a48 af9f 4d792cf79161

Pembinaan Rohani Melalui Seni Islami, Rutan Bengkulu Gelar Latihan Hadroh bagi Warga Binaan

7 February 2026
WhatsApp Image 2026 02 07 at 12.44.10

Rutan Bengkulu Tingkatkan Pengawasan Aset Melalui Pengecekan Rutin Sarpras

7 February 2026
WhatsApp Image 2026 02 07 at 12.26.55

LPP Bengkulu Gelar Razia di Rumah Batik Bimker

7 February 2026
WhatsApp Image 2026 02 06 at 14.02.22

Tindak Lanjuti Arahan Dirjenpas, Rutan Bengkulu Koordinasikan Pembuatan Sumur Bor

7 February 2026

Jika OPD di Lamongan tidak bergerak masif, berarti ada jurang serius antara kebijakan nasional dan implementasi lokal. Jurang inilah yang pada akhirnya membuat rakyat tetap berkutat dengan kemiskinan struktural, meski anggaran dan program terus mengalir setiap tahun.

Leaderboard Satu Rumah

Program Perhutanan Sosial dan Rehabilitasi Hutan (KLHK)

Pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memiliki mandat kuat lewat BPDAS (Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai) untuk mendistribusikan bibit gratis kepada masyarakat. Program ini tidak hanya bertujuan untuk rehabilitasi lahan dan mitigasi bencana, tetapi juga untuk mendorong ekonomi hijau berbasis rakyat.

Namun, jika Dinas Lingkungan Hidup di daerah tidak proaktif “menjemput bola” dan tidak mengedukasi masyarakat bahwa satu KTP bisa memperoleh puluhan bibit produktif, maka target nasional tersebut berhenti di atas kertas. Padahal, satu pohon alpukat atau durian yang tumbuh di pekarangan rumah warga dapat menjadi sumber pendapatan jangka panjang yang nyata dan berkelanjutan.

Ketahanan Pangan Nasional (Kementerian Pertanian)

Pemerintah pusat saat ini menekankan penguatan ketahanan pangan berbasis keluarga. Program seperti KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari) seharusnya menjadi pintu masuk bagi Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan di daerah untuk bergerak aktif hingga ke level desa.

Jika satu rumah tangga bisa menanam alpukat dari bantuan Dinas Lingkungan Hidup, memelihara ayam petelur dari Dinas Peternakan, serta membudidayakan ikan dari Dinas Perikanan, maka kebutuhan gizi keluarga terpenuhi sekaligus membuka peluang ekonomi mikro. Dalam skema seperti ini, kemiskinan ekstrem seharusnya bukan lagi problem laten, melainkan masalah yang bisa ditekan secara sistematis dan terukur.

Reformasi Birokrasi dan SAKIP

Pemerintah pusat melalui KemenPAN-RB terus mendorong penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Hakikat SAKIP bukanlah sekadar laporan administratif dan angka serapan anggaran, melainkan hasil nyata (outcome) yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Jika dari 49 OPD hanya sedikit yang berdampak signifikan terhadap kesejahteraan rakyat, maka secara sistemik terdapat kegagalan dalam menerjemahkan visi kepala daerah ke dalam kerja teknis dinas. Birokrasi tampak sibuk pada prosedur, tetapi kehilangan orientasi pada hasil.

Kesimpulan dan Pertanyaan Besar

Minimnya kampanye masif dari dinas-dinas terkait menimbulkan pertanyaan serius di ruang publik: apakah persoalan ini murni soal kompetensi aparatur, atau justru lemahnya kemauan politik (political will) untuk benar-benar melayani rakyat?

Kesejahteraan masyarakat tidak bisa berhenti sebagai jargon di baliho dan dokumen perencanaan. Ia harus hadir dalam bentuk konkret: bibit alpukat yang tumbuh di halaman rumah warga, ternak yang berkembang di kandang desa, kolam ikan yang produktif, serta akses informasi program yang mudah dan transparan.

Jika birokrasi terus merasa nyaman dengan rutinitas tanpa inovasi, maka 49 dinas itu hanya akan menjadi beban anggaran, bukan mesin penggerak kesejahteraan. Sudah saatnya Lamongan membuktikan bahwa besarnya struktur organisasi juga berarti besarnya manfaat bagi rakyatnya — bukan sekadar angka dalam bagan organisasi, tetapi nyata dalam dapur, ladang, dan kehidupan sehari-hari warga.

 

Tags: Lamongan
Share343Tweet214Share60Pin77SendShare
Kirim Berita Media Wanita
Previous Post

Rutan Bengkulu Pastikan Hak Ibadah Terpenuhi, WBP Buddha Ikuti Pembinaan Rohani

Next Post

Dukung Program Aksi Kemenimipas, Lapas Mojokerto Laksanakan Baksos On The Road

Mayang Kara

Mayang Kara

Wartawan senior - Investigasi

Related Posts

7db084c3 ef2f 4a48 af9f 4d792cf79161

Pembinaan Rohani Melalui Seni Islami, Rutan Bengkulu Gelar Latihan Hadroh bagi Warga Binaan

7 February 2026
WhatsApp Image 2026 02 07 at 12.44.10

Rutan Bengkulu Tingkatkan Pengawasan Aset Melalui Pengecekan Rutin Sarpras

7 February 2026
WhatsApp Image 2026 02 07 at 12.26.55

LPP Bengkulu Gelar Razia di Rumah Batik Bimker

7 February 2026
WhatsApp Image 2026 02 06 at 14.02.22

Tindak Lanjuti Arahan Dirjenpas, Rutan Bengkulu Koordinasikan Pembuatan Sumur Bor

7 February 2026
Next Post
WhatsApp Image 2026 01 30 at 14.31.36

Dukung Program Aksi Kemenimipas, Lapas Mojokerto Laksanakan Baksos On The Road

WhatsApp Image 2026 01 30 at 15.22.11

Pererat Kekompakan, Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu Gelar Olahraga Bersama di Pantai Panjang

WhatsApp Image 2026 01 30 at 14.36.00

Jelang Peringatan Isra Mi’raj dan Ramadhan, Kalapas Mojokerto Laksanakan Pengarahan

Lapas Bengkulu, Ditjenpas Bengkulu, Dapur MBG, Makan Bergizi Gratis, Pemasyarakatan, Pelayanan WBP, Pembinaan Lapas

Lapas Bengkulu Siapkan Lahan untuk Dapur MBG, Tingkatkan Layanan Makanan

WhatsApp Image 2026 01 30 at 14.38.22 1

Nuansa Religius di Lapas Mojokerto, Peringatan Isra Mi’raj dan Sambut Ramadhan 1477 H

Please login to join discussion
Square Media Wanita

Berita Utama

WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1
Berita Utama

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

by Redaksi Lapas Bandanaira
23 January 2026
0

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif....

Read moreDetails
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026
PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

29 December 2025
Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

9 December 2025
Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

7 December 2025
Rumah Prabu Half Page

Berita Terkait

7db084c3 ef2f 4a48 af9f 4d792cf79161

Pembinaan Rohani Melalui Seni Islami, Rutan Bengkulu Gelar Latihan Hadroh bagi Warga Binaan

7 February 2026
WhatsApp Image 2026 02 07 at 12.44.10

Rutan Bengkulu Tingkatkan Pengawasan Aset Melalui Pengecekan Rutin Sarpras

7 February 2026
WhatsApp Image 2026 02 07 at 12.26.55

LPP Bengkulu Gelar Razia di Rumah Batik Bimker

7 February 2026
WhatsApp Image 2026 02 06 at 14.02.22

Tindak Lanjuti Arahan Dirjenpas, Rutan Bengkulu Koordinasikan Pembuatan Sumur Bor

7 February 2026
WhatsApp Image 2026 02 07 at 12.57.58

Pererat Kekeluargaan, LPP Bengkulu Gelar Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan dan Munggahan

7 February 2026
IMG 20260203 WA0041

Banjir Musiman Sulap Desa Tanjung Dalam Jadi Wisata “Rawang” Dadakan

7 February 2026
Pelataran

Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Pelataran.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@pelataran.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Pemberitahuan!

Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Square Media Wanita
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita