Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur terus memastikan keakuratan data warga binaan melalui kegiatan sinkronisasi data yang dilaksanakan pada Selasa (27/1).
Kegiatan ini dilakukan oleh jajaran Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) bersama petugas pengamanan sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan dan pengendalian keamanan di dalam lapas.
Sinkronisasi data dilakukan dengan mencocokkan data lapangan yang diperoleh dari apel kamar hunian yang rutin dilaksanakan dengan data administrasi yang tercatat dalam Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) serta pembaruan pada papan sterk.
Melalui kegiatan tersebut, dilakukan pembaruan status narapidana maupun tahanan guna memastikan seluruh data warga binaan tercatat secara akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam mendukung tugas pengamanan. “Data yang akurat menjadi dasar utama dalam pengawasan dan pengamanan. Sinkronisasi ini juga merupakan bentuk mitigasi risiko agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” tegasnya.
Pembaruan data warga binaan ini diharapkan dapat mempermudah pelaksanaan tugas pengamanan serta meningkatkan ketertiban administrasi di lingkungan Lapas Mojokerto.
Dengan sinkronisasi data yang dilakukan secara berkelanjutan, Lapas Mojokerto Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur berkomitmen menjaga akurasi data warga binaan demi mewujudkan lapas yang aman, tertib, dan kondusif.






















