Barru – Penantian panjang warga Dusun Passedde, Desa Lipukasi, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, akhirnya terbayar. Jalan desa yang selama 18 tahun rusak dan tak kunjung diperbaiki, kini mulus kembali. Sebagai ungkapan rasa syukur, warga pun menggelar syukuran sederhana langsung di badan jalan.
Dalam video yang beredar, tampak warga dari berbagai kalangan duduk bersama menikmati hidangan seadanya. Suasana kebersamaan dan gotong royong terasa kental dalam kegiatan tersebut. Jalan yang telah diperbaiki ini diharapkan dapat menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, serta memperlancar mobilitas warga sehari-hari.
Salah seorang warga setempat, Mursalim, mengatakan syukuran tersebut digelar sebagai bentuk terima kasih kepada Pemerintah Daerah, khususnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Barru.
“Kami melakukan syukuran untuk berterima kasih kepada pemerintah daerah, terutama Ibu Bupati dan Wakil Bupati,” ujar Mursalim kepada wartawan, Minggu (18/1/2026), di kediamannya.
Ia mengungkapkan, jalan di Dusun Passedde sudah sekitar 18 tahun tidak pernah tersentuh perbaikan.
Kondisinya sebelumnya sangat parah, meski hampir setiap tahun dilakukan pengukuran.
“Jalan ini sudah 18 tahun tidak pernah dikerjakan. Dulu jalannya parah, tapi baru sekarang benar-benar dikerjakan,” tuturnya dengan wajah sumringah.
Bahkan, kata Mursalim, pengukuran jalan kerap dilakukan namun tak kunjung direalisasikan.
“Saya pernah bilang ke petugas yang mengukur, sampai putus itu tali pengukur, jalan ini belum juga dikerjakan,” sambungnya.
Menurutnya, perhatian baru benar-benar dirasakan pada masa kepemimpinan Bupati saat ini.
“Baru bupati yang sekarang ini yang betul-betul peduli kepada kami,” ucapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa usulan perbaikan jalan sebelumnya memang diajukan oleh kepala desa dan sempat dijanjikan. Namun baru kali ini langsung direalisasikan dengan hasil yang memuaskan.
“Kalau kita lihat pekerjaannya, sangat memuaskan. Kami berterima kasih kepada pelaksana dan pihak kontraktor. Karena puas, kami sampai bikin syukuran di jalan ini,” tutup Mursalim.
Hal senada disampaikan Syamsumarlin, Ketua RT 2 Dusun Passedde. Ia membenarkan bahwa jalan tersebut sudah hampir dua dekade tidak tersentuh perbaikan.
“Memang betul, jalan ini sudah 18 tahun tidak pernah dikerjakan. Baru kali ini diperbaiki, makanya kami sangat senang,” ujarnya.
Ia menambahkan, syukuran yang digelar beberapa waktu lalu merupakan ungkapan kebahagiaan warga.
“Pada tanggal 5 kemarin, seluruh warga dusun menggelar syukuran dan merasa sangat bahagia karena jalan kami akhirnya dikerjakan setelah 18 tahun,” katanya.
Syamsumarlin juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Barru, khususnya Bupati dan Wakil Bupati, serta pihak pelaksana, kontraktor, dan Dinas PUPR Kabupaten Barru.
“Jalannya sangat memuaskan, makanya kami bikin syukuran,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Lipukasi, Awaluddin, SE., MM, membenarkan bahwa jalan tersebut memang sudah lama tidak mendapat perhatian.
“Memang benar, jalan itu sudah lama tidak pernah dikerjakan dan baru kali ini direalisasikan,” kata Awaluddin kepada wartawan di kediamannya.
Ia juga mengaku hadir dalam kegiatan syukuran yang digelar warga dan berharap agar jalan yang telah diperbaiki dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.
#Barru #DusunPassedde #DesaLipukasi #TaneteRilau #SulawesiSelatan #JalanMulus #JalanDesa #PenantianPanjang #PuluhanTahun #AkhirnyaDikerjakan #WargaBahagia #SyukuranWarga #KabarBarru #InfoBarru #ViralBarru #KabarDaerah #PembangunanDesa #Infrastruktur #JalanRakyat #SuaraWarga #CeritaBahagia #HarapanWarga #UntukBarru

























