Bengkulu — Suasana khidmat menyelimuti Masjid An Nur Lapas Kelas IIA Bengkulu saat Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyo, memimpin doa bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026. Kegiatan yang diikuti jajaran petugas serta warga binaan pemasyarakatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus harapan untuk menghadirkan perubahan positif di tahun mendatang, Rabu (31/12).
Dalam amanatnya, Kalapas Julianto Budhi Prasetyo mengimbau warga binaan untuk semakin serius mengikuti rangkaian program pembinaan yang telah disiapkan Lapas Bengkulu. Ia menegaskan bahwa pembinaan kepribadian dan kemandirian bukan sekadar rutinitas, namun bagian penting dalam menumbuhkan kedisiplinan, memperkuat keimanan, dan mempersiapkan diri agar mampu kembali berperan aktif di tengah masyarakat setelah bebas nantinya.
Kalapas juga meminta seluruh jajaran petugas Lapas Kelas IIA Bengkulu untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menjaga profesionalitas dalam pelaksanaan tugas. Ia menekankan bahwa integritas, sikap humanis, dan komitmen terhadap keamanan serta ketertiban merupakan bagian esensial dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif.
Melalui doa bersama ini, Lapas Bengkulu berharap Tahun Baru 2026 menjadi titik awal penguatan kinerja, peningkatan pelayanan, dan optimalisasi pembinaan bagi seluruh warga binaan. Kegiatan ditutup dengan suasana penuh harapan serta tekad bersama untuk menghadirkan perubahan yang lebih baik di tahun yang baru.

























