Bengkulu — Suasana penuh energi dan kebersamaan tampak memenuhi lapangan tenis Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu pada Sabtu pagi (29/11). Seluruh peserta—mulai dari petugas Lapas, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) blok narkoba, hingga peserta magang dari HUB Kementerian Ketenagakerjaan—mengikuti kegiatan senam bersama yang dipandu oleh instruktur profesional.
Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari program rutin pembinaan fisik dan mental yang bertujuan meningkatkan kesehatan, kebugaran jasmani, serta memperkuat hubungan harmonis antara petugas, WBP, dan peserta magang yang sedang melaksanakan praktik kerja.
Instruktur senam profesional memandu rangkaian gerakan pemanasan, inti, hingga pendinginan dengan ritme energik namun tetap menyesuaikan kondisi peserta. Musik yang mengalun penuh semangat menambah atmosfer ceria dan membuat para peserta semakin bersemangat menyelesaikan setiap sesi gerakan.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan positif yang secara konsisten akan terus dikembangkan. “Senam bersama ini bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga sebagai sarana membangun kebersamaan dan kedisiplinan. Kami ingin seluruh WBP, petugas, dan peserta magang merasakan manfaatnya, baik dari sisi kesehatan maupun kekompakan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kalapas menegaskan komitmen Lapas Bengkulu dalam menghadirkan suasana pembinaan yang sehat, produktif, dan humanis. “Kami mendorong agar kegiatan seperti ini menjadi budaya positif di Lapas, sehingga pembinaan tidak hanya berjalan baik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perubahan perilaku dan kualitas hidup para WBP,” tambahnya.
Sepanjang kegiatan, tampak para WBP blok narkoba mengikuti gerakan senam dengan antusias. Petugas Lapas dan peserta magang pun berbaur tanpa sekat, menciptakan suasana inklusif dan penuh keakraban. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi pendinginan serta foto bersama sebagai bentuk dokumentasi kebersamaan.
Melalui giat senam bersama ini, Lapas Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, harmonis, dan berorientasi pada perubahan positif bagi seluruh warga binaan.





















