Bengkulu — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu menggelar kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kinerja sebagai langkah strategis pembukaan tahun kerja 2025. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, dan diikuti seluruh jajaran struktural, Jum’at (21/11).
Penandatanganan dilakukan secara bertahap mulai dari para pejabat struktural tingkat eselon IV kepada Kalapas. Setelah itu, giliran para pejabat eselon V menyerahkan komitmen kinerja mereka kepada atasan masing-masing. Seluruh proses berlangsung di hadapan staf dan regu pengamanan sebagai bentuk transparansi serta penguatan budaya kerja berorientasi hasil.
Suasana ruang kegiatan tampak serius namun penuh semangat. Setiap pejabat secara bergantian menandatangani dokumen yang berisi target kinerja, indikator keberhasilan, serta tanggung jawab yang harus dicapai sepanjang tahun berjalan.
Dalam arahannya, Kalapas Julianto menegaskan bahwa perjanjian kinerja tidak boleh dipandang sebagai rutinitas administratif, melainkan sebagai instrumen untuk memastikan setiap lini bekerja dengan standar yang jelas.
“Ini bukan sekadar tanda tangan. Ini adalah komitmen profesional yang mengikat kita untuk bekerja lebih terukur, lebih disiplin, dan lebih bertanggung jawab,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antarbidang, terutama dalam menghadapi dinamika pemasyarakatan yang menuntut respons cepat, ketelitian, dan sinergi kuat antara pengamanan, pembinaan, serta administrasi.
Kegiatan yang berlangsung tertib dan kondusif ini menjadi penanda bahwa jajaran Lapas Bengkulu siap melangkah dengan visi yang sama: memperkuat kinerja, menjaga integritas, dan meningkatkan layanan pemasyarakatan secara berkelanjutan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kesiapan seluruh jajaran dalam mengawal agenda dan prioritas Pemasyarakatan sepanjang tahun 2025.


























