Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Profil

Dari Gelap Menuju Cahaya

Official Penulis Novel by Official Penulis Novel
6 July 2025
in Profil
A A
0
IMG 20250522 223636
856
SHARES
1.2k
VIEWS

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Segala puji bagi Allah yang dengan rahmat dan kasih sayang-Nya kita masih diberikan kesempatan untuk bernapas, berpikir, dan merenung. Shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad ﷺ, sang pembawa risalah, sang pemimpin hijrah, yang perjuangannya menyinari hingga ke zaman ini, zaman di mana kita hidup dan sedang mencari terang di antara bayang-bayang dunia.

Saudaraku yang saya cintai karena Allah, hari ini izinkan saya, Ahmad Febryan, seorang mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam di IAIN Pontianak, menyampaikan sepenggal cahaya dari kisah perjalanan ruhani manusia yang dikenal dengan nama hijrah. Hijrah bukanlah sekadar kisah perpindahan Rasulullah dari Makkah ke Madinah. Ia adalah konsep universal yang hidup dalam dada setiap manusia yang rindu perubahan, rindu ampunan, dan rindu cahaya.

Hijrah adalah nyala api kecil di hati kita, ketika kita mulai sadar bahwa hidup ini bukan hanya tentang berapa banyak uang yang kita kumpulkan, bukan tentang seberapa banyak pengikut media sosial yang kita punya, bukan tentang seberapa sering kita disanjung oleh manusia. Hijrah adalah tentang bangkit dari keterpurukan dosa, tentang membenahi langkah-langkah yang selama ini menjauh dari Allah. Ia adalah suara lirih di malam sunyi yang memanggil, “Ya Allah, aku ingin kembali.”

Aku ingin kita merenungkan makna sejati dari hijrah, bukan hanya sebagai peristiwa sejarah, tapi sebagai cermin kehidupan. Allah berfirman dalam QS. An-Nur ayat 35:

اللَّهُ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ

“Allah adalah cahaya langit dan bumi.”

Cahaya yang dimaksud dalam ayat ini bukan sekadar sinar fisik, tapi petunjuk, ketenangan, kebeningan jiwa, dan hidayah. Ketika kita berhijrah, sejatinya kita sedang mencari kembali cahaya itu. Mungkin selama ini hati kita gelap karena banyaknya dosa yang menumpuk. Mungkin selama ini jiwa kita kosong karena terlalu sibuk mengejar dunia. Mungkin selama ini langkah kita berputar-putar dalam kebingungan, karena kita jauh dari Al-Qur’an, dari shalat yang khusyuk, dari sujud yang penuh air mata. Maka hijrah adalah langkah pertama menuju cahaya itu kembali.

Hijrah itu berat, karena ia adalah pertarungan antara ego dan iman. Di saat hati kita berkata ingin berubah, nafsu berkata, “Nanti saja.” Ketika kita ingin bangun malam untuk tahajud, setan membisikkan, “Tidurlah dulu.” Ketika kita ingin menundukkan pandangan dari hal-hal yang haram, godaan datang bertubi-tubi. Tapi ketahuilah, justru di sanalah pahala hijrah berada. Setiap keringatmu untuk menjauhi maksiat, setiap airmatamu dalam istighfar, setiap detik perjuanganmu meninggalkan kebiasaan buruk, itu semua dicatat sebagai jejak emas hijrahmu.

Rasulullah ﷺ bersabda:

المُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ

Baca Juga

IMG 20260501 WA0003

Aipda Nanang Sumantri, S.H., Mas Bhabin Sidomukti Aktif Monitoring Ternak, Dukung Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan Kurban

1 May 2026
Dokumentasi Workshop I 16

Merajut Empati Lingkungan dan Kedekatan Keluarga, 50 Anak Sukoharjo Eksplorasi Topeng Limbah Kertas

1 May 2026
Produksi Karya 1

Ubah Limbah Menjadi Berkah Budaya: Persiapan Artistik Karya Topeng Wayang Limbah Kertas Resmi Dimulai di Sukoharjo

30 April 2026
Dosen dan Tendik AKUB foto bersama Daud Yordan

Daud Yordan Kobarkan Semangat Pantang Menyerah di Kuliah Umum AKUB Pontianak

30 April 2026

“Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah.”

(HR. Bukhari)

Hijrah bukan hanya soal meninggalkan kampung halaman, tapi meninggalkan cinta yang salah, ambisi yang salah, teman yang menyeret ke jurang maksiat, dan dunia yang memperbudak kita. Hijrah adalah tentang keberanian. Berani untuk keluar dari zona nyaman dosa. Berani untuk dicaci karena berubah menjadi baik. Berani untuk menanggung kesendirian demi mendapatkan ridha Allah. Berani berkata, “Ya Allah, aku lelah dengan diriku yang lama, aku ingin kembali menjadi hamba-Mu yang bersih.”

Aku pribadi, sebagai mahasiswa yang sedang menapaki jalan ilmu dan dakwah, tahu benar betapa beratnya menjaga hati di era digital seperti ini. Semua serba cepat, semua ingin viral, semua ingin dikenal. Tapi di antara semua itu, kita harus bertanya: “Apakah Allah mengenalku?” Di antara sorak-sorai manusia, pernahkah kita mendengar panggilan lembut dari langit? Di antara semua notifikasi gadget, adakah kita sempat membaca firman-Nya walau satu ayat?

Hijrah dimulai dari kesadaran. Kesadaran bahwa hidup kita bukan milik kita. Bahwa jiwa ini perlu kembali. Bahwa waktu tak menunggu. Bahwa kematian bisa datang kapan saja. Maka jangan tunda. Jangan tunggu sempurna baru berhijrah. Karena kesempurnaan tidak datang sebelum kita melangkah. Bahkan para sahabat pun memulai hijrah dengan luka dan air mata, dengan keterbatasan, dengan rindu pada kampung halaman, tapi mereka tahu: hijrah adalah harga dari surga.

Dalam setiap sujud yang tulus, dalam setiap malam yang kita habiskan untuk menangis kepada-Nya, dalam setiap perasaan bersalah atas dosa masa lalu — itulah awal dari hijrah yang benar. Karena hijrah sejati tidak dilihat oleh manusia, tapi disaksikan oleh Allah. Ia tak butuh diumumkan, cukup dijaga dalam hati dan dibuktikan dengan amal.

Hijrah bukan garis akhir, tapi langkah pertama dari perjalanan yang panjang. Perjalanan menuju istiqamah. Dan istiqamah itulah yang sering kali lebih sulit dari hijrah itu sendiri. Tapi jangan takut. Karena Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang ingin kembali.

Lihatlah kisah sahabat-sahabat yang berhijrah. Lihatlah Umar bin Khattab yang dulunya membenci Islam, tapi ketika Allah membuka hatinya, ia menjadi pelindung Islam. Lihatlah Khalid bin Walid, sang pedang Quraisy, yang semula memusuhi Nabi, tapi akhirnya menjadi “Pedang Allah” yang tak terkalahkan. Mereka bukan manusia sempurna. Mereka adalah orang-orang yang mau berubah.

Kita pun bisa seperti mereka. Tak peduli seberapa kelam masa lalu kita, Allah membuka pintu hijrah bagi siapa pun yang mau mengetuknya. Tak peduli seberapa dalam kita tenggelam dalam dosa, Allah lebih dalam lagi rahmat-Nya. Karena Allah bukan Tuhan yang menilai masa lalu, tapi Tuhan yang melihat masa depan hamba-Nya.

Dan ketahuilah, dalam hijrahmu nanti, kamu akan kehilangan banyak hal. Tapi semua yang hilang akan diganti dengan sesuatu yang lebih mulia. Kamu mungkin kehilangan teman, tapi akan ditemukan oleh sahabat seiman. Kamu mungkin kehilangan kebebasan duniawi, tapi akan menemukan kedamaian yang tak tergantikan. Kamu mungkin merasa asing, tapi Allah menjanjikan:

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”

(QS. Al-Insyirah: 6)

Saudaraku, malam tak akan abadi. Fajar pasti datang. Begitu juga dengan hijrahmu. Gelap yang kau lalui akan berganti terang. Dan kelak, langkahmu menuju Allah akan membawamu ke tempat di mana kau akan berkata: “Sungguh, hijrahku tak sia-sia.”

Di akhir ceramah ini, aku ingin mengajak diriku dan kalian semua untuk berani hijrah. Bukan hanya hari ini. Tapi setiap hari. Setiap detik. Karena hidup adalah perjuangan panjang, dan hijrah adalah bagian dari perjalanan menuju husnul khatimah.

Semoga cahaya hijrah menyinari setiap langkah kita. Semoga Allah menjadikan kita bagian dari orang-orang yang diberi taufik untuk berubah. Dan semoga hidup kita, kelak, ditutup dengan kalimat yang paling agung:

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللهِ

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Mahasiswa Prodi KPI

Ahmad febryan

    Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
    Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026
    Previous Post

    Biodata & profil RFJ yaitu RayJit ( Rayhan faadhillah jitra )

    Next Post

    Membangun Karir Hukum: Pengalaman Magang Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang Di Kantor Edan Law Malang

    Official Penulis Novel

    Official Penulis Novel

    Nama: Ahmad Febryan Email: officialpenulisnovel@gmail.com Program Studi: Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Kampus: Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak Ahmad Febryan adalah seorang mahasiswa aktif dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) di IAIN Pontianak yang juga dikenal sebagai penulis muda produktif dengan nama pena Official Penulis Novel. Ia menjadikan menulis sebagai sarana dakwah, ekspresi jiwa, dan refleksi kehidupan. Melalui tulisan-tulisan bertema spiritual, perjuangan santri, cinta dalam diam, dan realitas sosial, ia berhasil membangun kedekatan emosional dengan pembacanya. Lahir di Pekanbaru, Riau, dan tumbuh dalam lingkungan penuh dinamika kehidupan, Ahmad Febryan banyak menuangkan pengalaman dan pencarian jati diri ke dalam novel-novelnya. Perjalanan hijrahnya, kehidupan pondok pesantren, serta perenungannya sebagai mahasiswa KPI menjadi benang merah dalam berbagai karyanya yang menyentuh dan membekas. Selain aktif menulis novel dan cerpen di berbagai platform digital, ia juga kerap menjadi pengisi konten dakwah, editor naskah islami, dan kontributor artikel inspiratif. Melalui email resminya officialpenulisnovel@gmail.com, ia membuka ruang kolaborasi, diskusi literasi, serta menerima undangan pelatihan menulis maupun seminar kepenulisan. Moto hidupnya: Menulislah, sebab tinta yang jujur bisa menyelamatkan jiwa yang lelah dan menyadarkan hati yang lalai.

    Related Posts

    IMG 20260501 WA0003

    Aipda Nanang Sumantri, S.H., Mas Bhabin Sidomukti Aktif Monitoring Ternak, Dukung Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan Kurban

    1 May 2026
    Dokumentasi Workshop I 16

    Merajut Empati Lingkungan dan Kedekatan Keluarga, 50 Anak Sukoharjo Eksplorasi Topeng Limbah Kertas

    1 May 2026
    Produksi Karya 1

    Ubah Limbah Menjadi Berkah Budaya: Persiapan Artistik Karya Topeng Wayang Limbah Kertas Resmi Dimulai di Sukoharjo

    30 April 2026
    Dosen dan Tendik AKUB foto bersama Daud Yordan

    Daud Yordan Kobarkan Semangat Pantang Menyerah di Kuliah Umum AKUB Pontianak

    30 April 2026
    Next Post
    foto magang 2

    Membangun Karir Hukum: Pengalaman Magang Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang Di Kantor Edan Law Malang

    vlcsnap 0415 07 30 15h47m26s805

    KSI gelar Tema “Exquisite Indonesia”

    IMG 20250704 WA0008

    Opini Dakwah Dalam Senyum Menggugah Hati Mahasiswa Ditengah Kejenuhan Zaman Melalui Kajian LDK Assalam IAIN Pontianak

    Ndomien

    Pondok Es Teler Mas Ndomien Jatipuro Karanganyar, restauran khas kampung manjakan lidah dengan harga murah

    c280691a ae51 46ef 977f a6b9643096d9 1

    Sertifikasi Halal bagi Pedagang UMKM secara Ekonomi dan Sosial

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta
    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    by tondosusanto
    24 April 2026
    0

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Rupiah. Perusahaan...

    Read moreDetails
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    29 December 2025
    Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

    WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

    9 December 2025
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 05 02 at 10.11.43

    Langkah Sederhana, Dampak Besar: Lapas Perempuan Bengkulu Bantu UMKM

    2 May 2026
    IMG 20260502 WA0006

    Lapas Bandanaira Bentuk Panitia Qurban, Siap Sambut Idul Adha dengan Khidmat ‎

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 02 at 09.03.43

    LPP Bengkulu Gelar Senam Pagi Bersama

    2 May 2026
    IMG 20260501 WA0021

    Berbakti dan Mengabdi Mencerdaskan Generasi Bangsa: Guru Sami’an Wujudkan Semangat Muhammadiyah di Hardiknas 2026

    2 May 2026
    Screenshot

    Analisis Peluang Bisnis Berbasis Kebutuhan Nyata di Masyarakat

    1 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 01 at 09.36.38

    Selamat Memperingati Hari Buruh Internasional

    1 May 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan MC DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita